Erabaru.net. Seorang nenek buta yang tinggal di sebuah desa di daerah pedesaan Tiongkok harus merawat 12 cucunya bersama suaminya, yang setengah tuli.

Li Zi’ai dan suaminya berpose dengan 12 cucu mereka di desa mereka di Tiongkok.

Pasangan penyandang cacat ini memiliki empat putra, tapi semuanya bersama istri mereka telah meninggalkan desa untuk mencari kerja di kota.

Cerita yang menyedihkan ini, yang baru-baru ini ditampilkan oleh media Tiongkok, membahas salah satu konsekuensi paling emosional akibat ledakan ekonomi Tiongkok selama dekade terakhir – anak-anak ‘yang ditinggalkan’.

Li, 69 tahun, harus melakukan semua pekerjaan rumah sendiri – meskipun kenyataannya dia tidak dapat melihat.

Seorang nenek berusia 69 tahun, bernama Li Ziai, dan suaminya tinggal di sebuah desa di Huaihua di Provinsi Hunan, selatan Tiongkok, menurut sebuah laporan oleh Pear.

‘Kami tidak memiliki rumah [yang lebih besar], jadi kami harus berdesakan seperti ini’. Nenek Li terlihat merawat seorang cucu di rumah mereka sementara suaminya yang setengah tuli duduk.
Dia mengatakan kepada reporter bahwa cucu-cucunya yang termuda, sepasang anak kembar, baru saja lahir. Rentang usia nak-anak yang lain mulai balita sampai pra-remaja.

Share

Video Popular