Erabaru.net. Di dapur pastry Common Bond Cafe and Bakery di Houston, Texas, ada seorang koki pastry eksekutif perusahaan yang berasal dari India, yang resep untuk makanan pencuci mulutnya, telah menghasilkan suatu makanan yang sangat lezat, dan adalah hasil penggabungan dari rasa yang sempurna.

Tapi menariknya, resep utama koki kreatif ini dalam membuat makanan yang sangat lezat, bukan terletak pada bahan-bahan yang dia gunakan, melainkan dari latihan kultivasi Falun Dafa.

Latihan kultivasi dan meditasi yang sederhana ini mengajarkan kepadanya bagaimana menerapkan nilai-nilai “Sejati-Baik-Sabar” untuk menciptakan keharmonisan yang sempurna dalam hidupnya.

Rakesh Nayak, koki pastry eksekutif perusahaan di Common Bond Cafe and Bakery di Houston, Texas. (Kredit: Rakesh Nayak)

Berasal dari keluarga yang sudah berkecimpung di bisnis restoran, Rakesh Nayak selalu tertarik untuk memasak.

Tapi dia tidak bisa mencapai kesuksesan dalam semalam, justru sebaliknya, dia harus bekerja sangat keras serta banyak belajar dari sejak usia dini.

Dalam sebuah wawancara dengan NTD India, dia membuka hatinya dan menceritakan tentang hidupnya secara rinci.

“Sejak kecil, saya sangat tertarik untuk memasak dan selalu memasak bersama ibu saya. Kakek saya memiliki sebuah restoran di Udupi, sebuah kota di negara bagian Karnataka, Barat Daya India, dan dengan demikian ibu saya mengatakan bahwa gen tukang masak-nya telah berlanjut diturunkan kepada saya,” katanya.

Namun kehidupan tidak mudah bagi seorang Rakesh muda, karena dia tumbuh di keluarga konservatif yang bahkan bermimpi tentang sesuatu yang modern itu dilarang.

Perlahan-lahan, dia mulai menumbuhkan kepercayaan dirinya. Tapi baru setelah dia lulus sekolah, dia memutuskan untuk mengejar gelar di bidang manajemen hotel.

Dengan situasi keuangan yang sulit, dia kemudian memilih untuk melakukan kursus diploma satu tahun, di bidang kuliner dan kue kering.

Peppermint Chocolate Croissant oleh Chef Rakesh (Kredit: Instagram)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, mencari pekerjaan juga cukup menantang. Rakesh awalnya mulai bekerja sebagai pelayan di The Hilton, sebuah hotel di Mumbai, tapi kemudian menyadari bahwa itu bukan panggilan batinnya – dia memiliki hasrat untuk berada di dapur pastry.

Setelah bekerja hanya enam bulan dengan The Hilton, dia pindah ke The Mirador Hotel. Kemudian dia pindah lagi, dan mulai bekerja di Royal Caribbean Cruise Line London.
Dua tahun di kapal itu cukup menarik bagi Rakesh. Dia menemukan cinta hidupnya, yang kemudian menjadi istrinya, Suzy.

Dia bekerja di bagian yang sama dengannya, tapi setelah dua tahun, Suzy mendapat pekerjaan di Amerika Serikat dan harus meninggalkan kapal pesiar.

Rakesh bersama istrinya Suzy. (Kredit: Facebook | Rakesh Nayak)

Pada pertengahan Agustus 2011, Suzy mengiriminya hadiah, buku Zhuan Falun – buku utama latihan Falun Dafa.

Rakesh mempraktikkan latihan Falun Dafa kelima. (Gambar milik: Rakesh Nayak)
Rakesh mempraktikkan latihan Falun Dafa kelima. (Gambar milik: Rakesh Nayak)

“Buku itu benar-benar merubah dunia saya menjadi terbalik, yang saya maksud adalah merubah dunia saya menjadi lebih baik. Ketika saya membaca buku itu untuk pertama kalinya, saya merasa seolah apa yang ada di dalam buku tersebut menyentuh hati saya. Saya bergabung dengan praktisi Falun Dafa setempat di Mumbai dan mulai melakukan lima latihan lembutnya. Begitu melakukan latihan, saya merasa diberkati, latihan ini tidak hanya membuat tubuh dan pikiran saya berenergi, tapi juga membuat saya merasa bahagia sepanjang hari,” katanya.

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds