Erabaru.net. Dia adalah seorang presiden direktur sebuah perusahaan publik, dan taipan papan atas. Suatu hari, tiba-tiba saja terlintas dalam benaknya untuk merasakan sejenak kehidupan orang biasa. Dia naik bus, memasukkan koin uang ke dalam kotak bus, kemudian duduk di dekat jendela.

Dia tampak penasaran melihat-lihat penumpang di sekelilingnya, di depannya adalah seorang penumpang wanita yang sedang mengandung, sementara di belakangnya adalah seorang pria tua.

Ilustrasi.

Orang-orang biasa ini setiap hari naik bus yang sarat dengan penumpang dan berdesak-desakan, meski sangat tidak nyaman, tapi mereka terlihat bahagia.

Sementara itu, di seberangnya ada seorang wanita yang sangat cantik, dia bisa menikmati kecantikan wanita itu dari jarak dekat.

Bus tiba di halte berikutnya, penumpang pun semakin banyak, dan perlahan-lahan paras cantik wanita itu pun terhalang oleh penumpang yang berdesakan.

Dia tidak bisa lagi melihatnya, dia memejamkan mata dan membayangkan keanggunan wanita itu.

Tiba-tiba, terdengar suara lantang di telinganya : “Anda tidak bisa memberikan tempat duduk ya ? Dasar pria egois, tidak gentle sedikit pun!”

Dia membuka matanya dan melihat seorang wanita menggendong anak balita berdiri di depannya.

Sementara itu, wanita yang menghentakkan suara nyaring itu terus menghardiknya dengan tatapan bingung : “Lihat apa, Anda yang saya maksud !”

Semua penumpang pun mengarahkan pandangannya ke presdir itu, wajahnya seketika berdesir dan malu melihat para penumpang menatap ke arahnya, kemudian dia pun segera bangkit berdiri, memberikan tempat duduknya kepada wanita yang menggendong anak balita itu.

Di halte berikutnya, dia langsung turun dari bus, dia tak menyangka akan mengalami hal yang sangat memalukannya itu. Sebelum turun, dia melirik sekilas ke gadis bersuara lantang itu dengan geram.

Kemudian, gadis itu mendatangi perusahaannya untuk mengajukan lamaran kerja dan dia memutuskan untuk membalasnya.

Share

Video Popular