Erabaru.net. Pernahkah kamu mendengar tentang domba Argali? Domba Argali juga dikenal sebagai domba pegunungan dan merupakan domba terbesar di dunia. Mereka juga bisa tumbuh besar hingga setinggi 1 meter dan beratnya ratusan kilogram.

Namun, meski penampilannya tampak megah, domba ini memiliki nasib tragis yang harus mereka jalani.

Seperti spesies lainnya, domba Argali suka tinggal berkelompok dengan spesies mereka sendiri.

Spesies ini juga memiliki bulu yang lebih panjang dibandingkan dengan spesies domba lainnya

Dikenal dengan dagingnya, Argali juga diburu karena tanduk spiralnya yang unik. Anda bisa mengenali jenis kelamin domba ini hanya dengan melihat tanduk dan ukuran tubuhnya. Biasanya, seorang domba Argali betina memiliki tanduk yang lebih kecil.

Beberapa bahkan mungkin tidak memiliki sepasang tanduk tidak seperti domba jantan. Domba Argali jantan biasanya memiliki tanduk besar dan berukuran lebih besar dari pada domba Argali betina.

Tanduk Argali berbentuk putaran spiral dan domba Argali jantan biasanya menggunakan tanduknya untuk bersaing satu sama lain.

Namun, selain menjadi senjata potensial untuk menyerang domba lain, tanduknya juga bisa menyebabkan luka fatal bagi diri domba Argali sendiri.

Bila Anda melihat lebih dekat pada tanduk mereka, saat domba bertambah tua dan tanduknya menjadi lebih besar, tanduknya bisa menembus pipinya sendiri.

Pada akhirnya, domba-domba itu bisa mati karena tanduknya yang mematikan.

Tanduk yang awalnya digunakan sebagai senjata untuk melindungi dirinya sendiri menjadi ancaman terbesar bagi kehidupan domba-domba Argali itu sendiri.

Sungguh benar-benar sebuah tragedi!(iin/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Share

Video Popular