Erabaru.net. Wenhui yang berusia 11 tahun sedang bermain dengan adiknya saat dia tiba-tiba jatuh dari tempat tidur dan kepalanya menghantam lantai. Cedera kepala rupanya membawa goncangan ekstrem ke otaknya yang Wenjing ingat saat melihat kakaknya menggeliat di lantai, nyaris tak bisa bergerak.

Wenhui kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Karena cedera, Wenhui harus dirawat di rumah sakit. Cedera membuatnya berada dalam kondisi sangat kritis; dia tidak bisa berhenti bergemetaran. Ini terlalu menyakitkan bagi anak kecil seperti dia.

Melihat kakaknya menderita, Wenjing lalu membungkuk di depan Wenhui, dengan lembut menyeka air matanya dan berbisik di telinganya: “Ibu dan Ayah tidak peduli dengan kita. Saya akan menjaga kakak. Kakak akan baik-baik saja. Jika kakak kuat, saya akan membeli permen untuk kakak.”

Wenjing mencium pipi kakaknya.

Sangat sulit untuk melihat anak-anak ini merawat satu sama lain tanpa orangtua mereka di sisinya. Hal ini dimengerti bahwa kedua saudara ini telah hidup mandiri selama ini.

Share

Video Popular