Erabaru.net. Seorang pria berjalan-jalan di hutan saat dia tiba di sebuah gudang kecil yang dipenuhi buah berry liar. Hal ini sangat umum ditemukan di hutan di Australia dan Papua New Guinea.

Awalnya, dia mengira beberapa orang membangun gudang untuk menyimpan buah liar. Setelah mengamati dengan cermat, dia menemukan bahwa bangunan itu berdiameter 30 sentimeter dan beberapa batang tebal digunakan sebagai pondasi gudang. Rumput dilapisi ranting untuk membentuknya menjadi gudang.

Apa yang lebih mengejutkan adalah ada kamar di gudang dan di setiap ruangan ada berbagai jenis buah liar yang tersimpan di dalamnya

Pria itu merasa bingung. Siapa yang sengaja membangun gudang di hutan?

Jadi dia menunggu dengan sabar agar pemiliknya muncul

Setelah beberapa jam menunggu, pemilik akhirnya menunjukkan dirinya atau lebih tepatnya unjuk diri.

Pemiliknya adalah seekor burung kecil dan ini memberi kejutan besar bagi pria tersebut!

Burung ini membangun gudang dari jerami untuk menimbun buah berry yang dikumpulkannya. Setelah bertannya –tanya pada orang disekitar sana, pria tersebut mengetahui bahwa burung yang membangun rumahnya sendiri disebut The Brown Gardener.

Burung ini bisa menghabiskan waktu hingga sepuluh bulan membangun sarang yang rumit dan menghiasnya dengan buah beri dan membuang sampahnya

Namun, gudang tidak berfungsi sebagai rumah mereka. Alasan mengapa burung ini membangun dan menghias gudangnya dengan barang-barang cerah dan berbagai macam buah beri adalah untuk menarik burung betina.

Burung jantan akan menggunakan ciptaan artistik mereka dan makanan yang mereka kumpulkan untuk menarik burung betina.

Itulah satu-satunya jenis hewan dengan berperilaku seperti ini, tentu saja kecuali manusia

Burung Brown Gardener akan menempatkan buah dan kumbang hitam di halaman rumahnya. Bunga merah yang dikumpulkan dan disisihkan di halamannya benar-benar menarik banyak perhatian.

Burung Gardener Brown lebih memilih untuk menempatkan barang dengan warna yang sama sehingga tampak rapi dan menyenangkan burung betina

Sarang burung Gardener Brown memiliki atap yang dirangkai dari batang anggrek. Mereka biasanya membangun sarang di area terbuka atau di dasar pohon kecil.

Biasanya, sarang burung Gardener Brown akan memiliki ranting atau beberapa ranting untuk bertindak sebagai menopang sarangnya.

Di depan gudang itu ada halaman luas dan bunga merah bisa dilihat di atas gundukan lumut hijau

Buah yang dikumpulkan burung tidak hanya menjadi hiasan sarangnya, juga akan memakannya sebagai hadiah atas kerja kerasnya

Semua persiapan perkawinan dilakukan.

Yang tersisa hanyalah menunggu seekor burung Gardener betina mendekat ke gudang dan berbagi sarangnya bersama-sama

Ketika seekor burung betina mendekati gudang, biasanya akan memeriksa rumah masa depannya.

Jika seekor burung Gardener betina terlihat oleh burung jantan, burung jantan akan mulai mengepakkan sayapnya dan bernyanyi untuk menarik calon pasangannya

Buah biru dan tutup botol adalah barang koleksi favorit burung jantan

Bila burung Gardener jantan telah berhasil kawin dengan burung betina, maka tidak akan beristirahat karena harus menunggu kedatangan ‘keindahan’ berikutnya. Proses kawin akan berlanjut beberapa hari lagi.

Hal ini kemungkinan besar adalah gudang burung Gardener Brown

Di Australia dan Papua New Guinea, jangan heran atau terkejut jika Anda menemukan sesuatu yang aneh di hutan seperti gudang ini dengan kelopak warna-warni, buah beri, dan sampah dengan tumpukan rapi di gudang.(hui/yant)

Sumber: en.goodtimes.my/

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular