Erabaru.net. Kita seringkali mendengar cerita tentang wanita cantik menikah dengan pria gendut bertampang jelek, tapi kaya, sehingga membuat banyak orang mau tidak mau menduga-duga bahwa kaum wanita cantik yang menikah dengan pria seperti itu karena hartanya. Namun, bagaimana wanita itu akan menafkahi dirinya seandainya pria itu jatuh miskin ?

Sehubungan dengan itu, situs 360doc melaporkan sebuah kasus nyata, seorang pria kaya dari Shanghai, Tiongkok bermarga Huang tewas karena kecelakaan lalin, sementara itu, dari hasil investigasi bank setempat, Huang masih menyisakan utang sebesar 8 juta yuan (sekitar 16 miliar rupiah).

Meski aset yang dimiliki Huang seperti perusahaan dan rekeningnya plus tabungan istrinya,Wu, total hanya sebesar 2.6 juta yuan (sekitar 5,2 miliar rupiah).

Setelah pihak bank melelang seluruh aset tetapnya, mendiang Huang masih menyisakan hutang 1,5 juta yuan (sekitar 3 miliar rupiah).

Sementara itu, karena Wu istrinya yang setiap hari hanya mengurus kehidupan sehari-hari suami dan anak-anaknya sejak menjadi ibu rumah tangga, sehingga tidak memiliki sumber penghasilan.

Setelah rumahnya dilelang, Wu pun tinggal di rumah kontrakan bersama kedua anaknya yang masih sekolah.

Hidup Wu menjadi sulit karena tidak ada lagi sumber penghasilan, bahkan uang sekolah anak-anaknya menjadi masalah.

Sebuah keluarga yang awalnya selalu hidup berkecukupan dan nyaman kini menghadapi jurang kehancuran.

Namun, Wu secara tidak sengaja menemukan dua polis asuransi saat merapikan peninggalan mendiang suaminya.

Setelah menghubungi perusahaan asuransi terkait, klaimnya sebesar 3 juta yuan (sekitar 6 miliar rupiah) pun dengan cepat masuk ke rekeningnya.

Wu pun dengan gembira mengira terselamatkan dan bisa hidup nyaman lagi berkat klaim asuransi mendiang suaminya, namun, pihak bank segera melayangkan tagihan atas tunggakkan utang yang belum lunas sebesar 1.5 juta yuan (sekitar 3 miliar rupiah) setelah pihak bank mengetahui hal itu.

Pihak bank kemudian menuntut sampai ke pengadilan, namun, hakim akhirnya memutuskan bahwa penerima uang asuransi tidak perlu digunakan untuk membayar utang berdasarkan “hukum kontrak” dengan ketentuan Pasal 73, memutuskan Wu bisa mengantongi 6 miliar rupiah itu tanpa perlu membayar utang.

Namun, uang sebesar 6 miliar rupiah itu hanyalah dana bantuan darurat sementara. Jika Wu tidak bekerja, hanya suka belanja barang-barang bermerk dan menghambur-hamburkan uang itu, maka cepat atau lambat uang sebesar itu juga akan ludes tanpa disadari.

Mudah-mudahan Wu bisa segera sadar, bahwa hidup itu tetap harus mengandalkan usaha diri sendiri, jangan mengira menikah dengan orang kaya lantas bisa hidup nyaman selamanya !(jhn/yant)

Sumber: fafa01.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular