Erabaru.net. Beberapa hari yang lalu, saya melihat banyak bentol di tangan dan punggung anak saya ketika menggendongnya, bahkan ada yang bergelembung, kemudian saya membawanya periksa ke dokter.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa itu disebabkan oleh alergi gigitan serangga, cukup oleskan salep dan perhatikan sesuatu yang disentuh anak-anak, selain itu juga selalu menjaga kebersihan.

Saat pulang mengemasi pakaian anak-anak, tiba-tiba teringat kasur dan selimutnya baru diganti beberapa hari yang lalu, dan siangnya baru dijemur, ketika itu tidak terjadi bentol-bentol pada kulitnya.

“Bisa jadi terlalu banyak tungau di tempat tidurnya, dihimbau sebaiknya biasakan menjemur selimut dan bersihkan kasur.” kata dokter.

Lebih dari dua minggu tidak menjemur selimut/kasur, maka jutaan tungau pun akan tidur bersamamu.

Tungau sangat suka dengan tempat yang gelap-lembab, jadi pada saat musim panas, sangat rentan pengembangbiakkan tungau.

Di sudut-sudut yang gelap, terutama selimut, kasur, lemari pakaian, dan bahkan sofa, terdapat jutaan tungau yang tersembunyi disana, yang akan menyebabkan berbagai penyakit kulit, bahkan asma, rhinitis dan sebagainya.

Satu kasur biasanya digunakan oleh 2 atau 3 orang, apalagi dewasa ini, banyak pasangan muda yang baru merasakan sukacitanya sebagai orangtua/ayah-ibu dari anak-anaknya, sehingga tak terelakkan akan meninggalkan noda susu, urin ataupun keringat.

Sementara kasur yang digunakan akan terus menerus menyerap keringat, lemak yang dihasilkan dari metabolisme tubuh seiring dengan meningkatnya frekuensi penggunaan kasur, yang kemudian membentuk lingkungan yang gelap-lembab di bagian dalam kasur, sementara itu, lingkungan seperti ini juga akan menyediakan tempat yang subur bagi pengembangbiakan tungau.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan tungau dari dalam kasur, dan bagaimana cara mencegah tungau secara ilmiah?

Banyak orang yang hanya menggunakan kasur tanpa pernah mencucinya, padahal terdapat banyak debu, keringat di dalamnya yang rentan mengembangbiakkan tungau, kutu, kuman dan benda-benda kotor lainnya.

Sepertiga dari waktu seseorang dihabiskan di tempat tidur, penelitian ilmiah menyebutkan bahwa ada orang yang rentan diserang penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, rhinitis itu erat kaitannya dengan kasur yang tidak higienis.

Lantas bagaimana cara mencuci kasur yang begitu berat dan ukurannya yang cukup besar itu ?

Cara cerdas tanpa mencuci atau menjemur berikut ini bisa membuat kasur Anda menjadi bersih kembali seperti baru.

Kasur yang tidak pernah dicuci akan mengembangbiakkan bakteri dan tungau setelah dipakai dalam waktu yang lama, jadi demi kesehatan keluarga, kita harus membasmi bakteri dan tungau.

Berikut tips cerdas membersihkan kasur.

1. Alkohol

Encerkan alkohol dengan campuran air, lalu basahi kain dengan air tersebut, lalu lap di setiap sudut kasur, kemudian gosok/sikat kembali dengan sikat lembut, efek sterilisasi alkohol bisa sepenuhnya membasmi bakteri atau tungau yang membandel dalam tempo10 menit.

2. Baking soda

Baking soda memiliki efek yang ampuh dalam menghilangkan bau tak sedap.

Taburkan soda kue secukupnya ke seluruh permukaan kasur, tepuk-tepuk secara merata dan biarkan sekitar 15 – 20 menit, setelah bau tak sedapnya hilang, kemudian bersihkan dengan vakum cleaner.

Untuk memberikan aroma yang segar, tambahkan beberapa tetes minyak esensial favorit Anda ke dalam soda kue sebelum menaburkannya ke permukaan kasur.

3. Jika kasur Anda terkena noda darah, Anda bisa menggunakan sekitar 3% larutah hydrogen peroksida untuk bisa melarutkan darah tersebut agar bisa dibersihkan dengan lebih mudah.

Gunakan kapas atau tisu dan bersihkan darah dengan cara dibubuhkan kapas yang telah direndam larutan tersebut. Setelah itu, keringkan dengan menggunakan kain atau tisu.

Lakukan beberapa kali jika percobaan pertama belum membersihkan secara penuh. Semoga bermanfaat!(jhn/yant)

Sumber: goez1.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular