Erabaru.net. Apakah Anda pernah makan serangga? Mungkin ada beberapa dari Anda yang pernah dan tentu saja tidak banyak. Jika diberi 1 juta rupiah apakah Anda bersedia memakan serangga yang berasal dari pohon?

Bagi mereka yang tidak tahu serangga sebenarnya mengandung banyak protein hewani dan kaya nutrisi. Jadi, bisakah Anda membayangkan suatu hari nanti tren serangga akan populer di dunia?

Sebenarnya memakan serangga telah menjadi tren di Provinsi Anhui, Tiongkok. Selama musim panas, banyak orang terlihat menangkap ‘Cicada’ karena ia merupakan makanan istimewa musiman yang hanya bisa ditemukan sepanjang musim panas. Meski Cicada hanya serangga tapi harganya cukup mahal.

Saat berburu cicada , warga setempat akan menempelkan lapisan jebakan menyerupai lakban di pohon poplar. Pada malam hari, serangga cicada akan memanjat pohon.

Satu nampan besar cicada bisa mencapai harga tinggi.

3kg sampai 5 kg cicada bisa ditangkap dalam satu malam. Harga satu kilogram cicada bisa mencapai 63 Yuan (sekirata 130 ribu rupiah) saat dijual ke pedagang kaki lima dan restoran. Para pemburu Cicada dikatakan dapat menghasilkan sekitar 11.000 Yuan (sekitar 23 juta rupiah) selama musim panas.

Penjual di jalan raya biasanya akan mencuci dan membersihkan serangga cicada terlebih dahulu sebelum mereka menggoreng dan menjualnya ke pelanggan.

Serangga ini dikatakan kaya akan protein dan nutrisi yang bisa memberi banyak manfaat bagi kesehatan orang yang mengonsumsinya. Semakin banyak permintaan serangga membuat semakin tinggi harganya. cicada ‘segar’ biasanya tersedia dan dijual di malam hari.

Cicada tidak hanya dimakan di wilayah Anhui, Tiongkok, namun banyak negara di Asia Timur dan Asia Tenggara memakan serangga seperti belalang, jangkrik dan sebagainya.

Karena membudidayakan serangga masih tidak populer, mereka yang menginginkan serangga biasanya akan mencarinya di hutan dan biasanya serangga akan digoreng sebelum dimakan.(yant)

Sumber: erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular