Erabaru.net. Bobot udang galah  raksasa diperkirakan sekitar 4.5 sampai 5.5kg, bisa dikatakan  bahwa udang ini sangat berat.

Saat penangkapan dilakukan, kapten akan memeriksa setiap udang galah dan dia menunjukkan bahwa salah satu udang tidak boleh dimakan.

Alasan yang diberikan oleh kapten tersebut adalah dia mendapati bahwa udang yang mereka tangkap adalah berkelamin betina. Ini melanggar prinsip yang ditetapkan oleh kapten kapal, dia juga mengatakan bahwa melepaskan udang akan menghasilkan lebih banyak telur dan udang muda.

Dengan cara ini, udang galah tidak akan menjadi spesies yang terancam di masa depan dan kita akan tetap bisa merasakan kelezatan dan menikmati daging udang galah.

Ketika kapten mengangkat ekor udang galah, dia segera menemukan bahwa udang galah yang dia tangkap adalah berjenis betina.

Kapten kapal tersebut tidak segan-segan melepas kembali udang galah tersebut ke laut. Dia ingin populasi udang galah menjadi cukup dan pasokan untuk permintaan pasar juga berlipat ganda.

Jika mereka tidak melakukan inisiatif ini, bisnis udang galah akan merosot dan setiap upaya untuk turun ke laut akan sia-sia.

Sulit untuk menemukan hati kapten yang mulia, dibandingkan dengan kapten lain di mana mereka mementingkan keuntungan daripada menjaga populasi udang galah.

Kapten seorang pria hebat, dia mempertahankan prinsip dan tidak tamak dan tidak menangkap atau membunuh hewan lain yang telah dia tangkap dan dia sangat mencintai alam sehingga populasi udang galah akan terus berkembang. Inilah dedikasi pekerjaan yang dia lakukan di dalam hatinya selama sisa hidupnya.

Kapten kapal ini pantas mendapat kehormatan dari siapapun, lantas kita bertanya-tanya bagaimana dia membedakan jenis kelamin udang galah dengan hanya mengangkat ekornya?

Disini kita akan tahu cara membedakan jenis kelamin udang galah.

Biasanya ada tiga karakteristik yang ditunjukkan pada bagian luar udang galah untuk mengetahui jenis kelaminnya. Diantaranya adalah:

1. Perbedaan ukuran ekor

Udang betina memiliki irisan yang lebih besar dari pada udang jantan, karena fungsi tailingnya yang lebih lebar bertujuan untuk menempelkan telur ke ekornya.

2. Ukuran swimmerets (alat berenang)

Gambar pertama juga menunjukkan bahwa swimmerets betina lebih lebar dari perenang jantan.

3. Miliki sepasang swimmerets di awal (dekat dengan kepala)

Udang betina memiliki lipatan bulu yang dikenal sebagai swimmerets atau pleopod di bawah ekornya. Swimmerets ini membantu udang berenang dan juga memegang telurnya.

Sepasang swimmerets yang dekat dengan kepala mereka juga memberikan indikasi jenis jenis kelamin udang galah baik betina maupun jantan.

Jika betina, swimmerets mereka lembut sedangkan untuk jenis udang jantan, swimmerets mereka keras dan terlihat seperti tulang belulang.

Berapa lama udang sampai usia matang?

Udang betina dewasa bisa menghasilkan sekitar 10.000 telur dan telurnya diletakkan di bawah ekor. Udang galah betina akan membawa telur ini selama setahun sebelum mereka menjadi larva. Dari 10.000 larva ini, hanya 1% di antaranya yang akan mencapai kedewasaan.

Udang akan tumbuh saat membentuk kulit cangkang, di usia mungil ini mereka hanya mampu melindungi diri mereka dibalik kulit tersebut.

Proses pembentukan kulit baru ini akan bertahan sampai 7 kali sebelum dianggap sebagai udang dewasa.

Ini juga memakan waktu 7 tahun sebelum mencapai kematangan sebelum diizinkan untuk menangkapnya secara legal. Tapi secara keseluruhan udang galah bisa diambil saat berumur 8 tahun.

Ada juga alat  ukur yang dijual sebagai alat ukur yang menentukan apakah udang galah sudah mencapai kematangan atau tidak.(yant)

Sumber: erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular