Erabaru.net. Di sebuah gereja di Italia, ada tamu tak diundang yang akan menghadiri doa bersama di gereja setiap hari. Awalnya, semua orang sangat penasaran dengan Gembala Jerman yang tersesat dan khawatir anjing itu akan mengganggu proses doa tapi anehnya, tidak!

Anjing itu hanya duduk diam mendengarkan doanya. Perilaku anehnya membuat semua orang berpikir: “Mengapa anjing liar ini ingin menghadiri doa di gereja setiap hari?”

Ketika mereka tahu alasannya, semua orang pun tak kuasa menahan air matanya. Sejak saat itu, tidak ada jemaah yang akan mengusir anjing itu dari gereja.

Menurut penduduk setempat, anjing liar itu punya nama. Ia dipanggil Tommy. Alasan anjing pergi ke gereja setiap hari, terutama saat kebaktian, adalah meratapi pemiliknya, Maria Margherita Lochi yang telah meninggal dunia.

Yang lebih memilukan ialah gereja itu adalah tempat terakhir dia melihat almarhum tuannya dimana upacara pemakamannya diadakan di gereja itu.

Tommy, 7 tahun, mulai datang ke gereja dua bulan setelah pemiliknya meninggal.

Dia datang ke gereja setiap hari, mungkin berdoa dan berharap agar pemiliknya dapat hidup kembali

Tommy pernah menjadi anjing liar yang menyedihkan saat Maria menemukannya. Dia kemudian mengadopsi dia dan segera, Tommy menjadi bagian dari keluarganya.

Maria adalah orang yang sangat baik dan dia sangat mencintai anjing. Maria akan mengadopsi anjing liar dan memberi mereka rumah tapi di antara semua anjing yang diadopsinya, dia paling mencintai Tommy. Dia akan mengajak Tommy untuk berjalan-jalan setiap hari dan mereka juga menghadiri kebaktian di gereja bersama.

Tommy pun juga sangat mengerti.

Dia akan menunggu pemiliknya dengan tenang setiap saat, menunggu dengan sabar agar Maria menyelesaikan kebaktiannya sehingga mereka bisa pulang bersama

Sayangnya, kebahagiaan mereka harus segera berakhir. Maria yang berusia 57 tahun itu meninggal dunia dan upacara pemakamannya diadakan di gereja di mana dia sering terlihat berdoa.

Dua bulan kemudian, Tommy mulai datang ke gereja setiap hari. Seperti yang biasa dia lakukan saat Maria masih hidup, dengan diam dia akan mengikuti setiap ritual.

Anjing yang setia terlihat mengirimkan doa dengan mata sedihnya, mengungkapkan rasa sayang dan kesedihan yang tak terbatas yang terkubur jauh di dalam hatinya.

Pendeta gereja tersebut mengatakan bahwa: “Tommy sangat tepat waktu dan juga berperilaku baik. Tidak pernah menimbulkan masalah.

“Ketika gereja mengadakan pembaptisan atau pemakaman, Anjing tersebut akan duduk diam dengan semua orang sampai pelayanannya selesai. Jika Tommy terlambat, pastor akan menunggu sampai Tommy tiba sebelum dia memulai pelayanan .”

Setiap kali setelah berdoa, anjing itu akan menunjukkan ekspresi sedih dan meremukan jantung setiap jemaah gereja. Mereka pikir sebaiknya Tommy diadopsi oleh pemilik baru dan masih diizinkan pergi ke gereja setiap hari.

Semua orang memperlakukan Tommy sebagai teman baik mereka, menjaganya, menepuknya dan bahkan bermain dengannya.

Semua orang tahu bahwa dengan membiarkan Tommy meneruskan rutinitasnya, mungkin suatu hari nanti bertemu dengan tuannya. Siapa tahu itu bisa menghiburnya. Tidak ada yang mau melepaskan harapan sedih Tommy.

Tuan , kemana kamu pergi? Setiap hari, saya menunggumu kembali!

Saya akan menunggu sampai Anda kembali ke sisi saya!

Sangat menyentuh untuk melihat betapa setia dan tanpa syarat cintanya terhadap almarhum pemiliknya. Kami berharap Tommy bisa bersatu kembali dengan pemiliknya untuk selamanya.(yant)

Sumber: http://en.goodtimes.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds