Erabaru.net. Seiring kemajuan sains dan teknologi, pekerjaan dan gaya hidup menjadikan kita semakin sibuk. Karena tekanan kerja, orang-orang usia muda pun mulai memiliki uban. Mereka biasanya akan mewarnai rambut mereka agar tetap terlihat cantik dan lebih muda.

Seorang wanita bernama Chen yang berusia sekitar 30 tahun mulai memiliki rambut putih.

Dia akan mewarnai rambutnya sebulan sekali untuk menutupi rambut putihnya. Dia terus-menerus mewarnai rambutnya selama 10 tahun sampai saat berusia 40 tahun, dia merasa lemas dan sakit.

2 bulan yang lalu, Chen mendapati bahwa dirinya tidak memiliki kekuatan untuk berjalan menaiki tangga. Awalnya dia tidak menganggapnya sebagai masalah serius.

Setelah itu keadaan semakin memburuk. Dia mulai merasa lelah setelah beberapa menit berjalan. Warna kulitnya juga menjadi kuning. Suaminya juga melihat bola mata putihnya juga menjadi kuning. Saat itulah Chen memperhatikan bahwa dia sakit.

Dia pergi menemui dokter dan mereka mendiagnosisnya dengan sirosis hati yang mendekati tahap akhir.

Dokter menemukan bahwa bilirubin Chen 10 kali lebih tinggi dari biasanya yang menyebabkan kulitnya menjadi kuning.

Menurut riwayat medis Chen, dia tidak minum obat apa pun yang akan merusak hati. Melalui penilaian komprehensif dokter, penyebab utama sirosis hati Chen adalah karena mewarnai rambutnya selama bertahun-tahun.

Ilustrasi. Perut seseorang dengan sirosis menunjukkan penumpukan cairan masif dan urat nadi yang sangat terlihat. (Foto: Wikipedia)

Setelah 20 hari pengobatan, fungsi livernya membaik. Sayangnya zat kimia dalam pewarna rambut telah merusak ireversibel livernya dan meningkatkan risikonya untuk mengembangkan kanker hati.

Dokter menunjukkan bahwa kebanyakan pewarna rambut memiliki beberapa lusin jenis bahan kimia di dalamnya.

Banyak bahan kimia ini beracun bagi manusia seperti nitro-benzene, anilin dan sebagainya. Dokter mengatakan bahwa bahan kimia ini diserap oleh kulit kita.

Saat racun ini masuk ke dalam tubuh kita, hati kita akan bekerja untuk membersihkan racun-racun ini.  Chen yang terlalu sering mewarnai rambut membuat livernya lebih aktif bekerja.

Racun ini juga bisa menyebabkan mutasi sel. Ini akan menyebabkan kanker kulit, kanker kandung kemih, leukemia dan sebagainya.

Saran dokter untuk Anda semua yang suka mewarnai rambut agar terlihat lebih muda atau cantik, jangan terlalu sering mewarnai rambut atau jangan pernah sama sekali!

Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda mewarnai rambut Anda, Anda harus mencoba memilih pewarna rambut berbasis tanaman. (yant)

Sumber: goodtimes.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular