Erabaru.net. Sebuah foto yang memilukan tentang bayi prematur dari Inggris yang belum begitu berkembang sehingga otaknya terlihat melalui kulit merah transparannya.

Cheri Price, ibu dari anak yang sekarang berusia satu tahun, berbagi dengan SWNS bagaimana putrinya selamat kolapt dan kehilangan kemampuan bernapasnya selama tujuh menit saat dia baru lahir pada 23 minggu kehamilan.

“Saat Hailie lahir, kedengarannya tidak enak untuk mengatakannya, karena dia terlihat seperti alien merah,” kata ibu berusia 22 tahun itu.

Kulit Hallie belum sempat mengembangkan pigmentasi pada tahap akhir kehamilan dan tengkoraknya belum berkembang sepenuhnya. (Foto: Cheri Price / SWNS.com)

Cheri mulai mengalami kontraksi secara tiba-tiba pada usia kehamilan 20 minggu, setelah kehilangan ‘ mucus plug – penghalang antara rahim dan vagina – saat berada di rumahnya di Isle of Wight, Inggris, pada 30 Januari 2017.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists kehamilan normal berlangsung sekitar 40 minggu. Organisasi tersebut menulis di situs mereka risikonya menjadi lebih tinggi untuk bayi yang sangat prematur, “Dengan pengecualian yang sangat langka, bayi yang lahir sebelum kehamilan 23 minggu tidak dapat bertahan.”

Hailie yang berusia satu tahun selamat dari paru-parunya yang sempat tidak bekerja dan sekarang menjadi bayi perempuan yang sehat. (© Cheri Price / SWNS.com)

Kontraksi Cheri berhenti setelah dia minum obat, tapi kemudian air ketuban tiba-tiba pecah dan dia melahirkan Hailie pada 23 Februari di rumah sakit James Cook University di Middlesbrough.

Begitu dia lahir, bayi perempuan itu harus diresusitasi.

“Sejak lahir dia dimasukkan ke dalam inkubator dan kami tidak bisa menyentuhnya – tapi kami bisa melihat semua pembuluh darah otaknya melalui kulitnya yang merah.”

Cheri memberi tahu SWNS, “Dia sama sekali tidak mirip bayi, kami tidak percaya dia bisa bertahan.”

Kulit Hailie tidak sempat mengembangkan pigmentasi pada tahap akhir kehamilan Cheri, jadi kulitnya tampak transparan dan otaknya terlihat jelas.

Setelah tiga bulan, Hailie didiagnosis dengan ROP (Retinopathy of prematurity) stadium tiga dan menghadapi buta permanen karena retina tidak berkembang dengan baik. Tapi dokter akhirnya menyelamatkan penglihatannya.

Bayi perempuan itu akhirnya diizinkan pulang ke rumah pada tanggal 19 Juni tahun lalu – dua hari setelah tanggal jatuh tempo sebenarnya (kelahiran normal).

Cheri, yang juga ibu dari Liam Price berusia 7 tahun, mengatakan bahwa dia tidak lagi berencana untuk memiliki lebih banyak anak.(yant)

Sumber: foxnews.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular