Erabaru.net. Awan terbakar di angkasa Thailand !? Fenomena langka yang tidak biasa terlihat di langit Chaiyaphum, timur laut Thailand (13/3/2018) lalu.

Banyak penduduk yang menyaksikan pemandangan aneh di langit tersebut, seperti suatu objek yang jatuh dan terbakar.

Seorang warga setempat mengunggah sejumlah foto dan video terkait ke jejaring sosial, dan seketika memicu diskusi hangat di kalangan netizen.

“Saya tidak tahu apakah benda itu bergerak naik atau turun, tetapi terlihat langit atau awan yang terbakar.” ungkap strangesounds.org, yang membagikan video tersebut.

Sementara itu, situs web disclose.tv juga memosting fenomena langit yang aneh tersebut, dan memicu berbagai spekulasi yang berbeda.

Menurut Ufomania yang memosting fenomena aneh itu, benda itu terlihat seperti bola api yang jatuh dari langit, sehingga memicu kepanikan penduduk setempat.

Fenomena serupa juga pernah terjadi di Tasmania.

Februari 2017 lalu, seorang warga Tasmania bernama Lee-Anne Peters melihat sebuah bola api di langit Tasmania saat bangun pagi. Menyaksikan fenomena yang ganjil itu, Peter pun segera merekam dan mengunggahnya ke dunia maya.

Tak lama kemudian video yang diunggah ke facebook itu memicu perdebatan sengit dan menjadi viral di dunia maya. Banyak netizen yang melontarkan beragam komentar, ada yang menduga objek itu adalah, Stasiun Luar Angkasa Internasional, meteorit, jejak kondensasi (jejak uap air terkondensasi yang muncul dari sisa pembakaran mesin pesawat), atau bahkan alien dan beragam penafsiran lain.

“Saya pikir kemungkinan itu adalah meteorit, tapi untuk sekarang, saya percaya itu adalah jejek kondesasi,”kata Peter.

Namun, para Facebooker tidak sependapat dengannya.

“Orang-orang tidak akan percayai dengan pernyataan Anda ini. Kami pikir itu mungkin alien.” Tulis seorang netizen.

John Dicky, Dekan Fakultas Fisika di Universitas Tasmania, mengatakan bahwa benda misterius itu mungkin adalah “sepotong sampah luar angkasa” yang masuk kembali ke atmosfer.

“Itu jelas bukan meteorit. Objek itu cenderung terlihat lebih seperti meteor. Saya tidak akan menyebutnya lintasan pesawat terbang,” tambahnya.

Profesor Dicky menjelaskan bahwa puing-puing ruang angkasa dapat mencakup “wahana luar angkasa tua”, yang menjadi semakin umum di orbit dan menimbulkan bahaya bagi satelit yang mengorbit Bumi.

Namun, Air services Australia mengatakan, objek yang direkam ratusan ponsel dan kamera itu hanyalah sebuah pesawat yang melintasi wilayah udara Australia. Meski demikian, tidak semua orang percaya dengan penjelasan tersebut.

“Itu bukanlah pesawat, sadarlah orang-orang. Jika itu adalah pesawat, maka benda itu sudah terbakar. Pesawat tidak meninggalkan jejak api, jadi buka matamu dan lihat persepsi baru,” ujar salah seorang netizen di Facebook.(jhn/yant)

Sumber: kknews.cc/ zhengjian.org

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular