Erabaru.net. Ketika Anda pergi ke restoran, terutama yang sedikit mewah, Anda mengharapkan diperlakukan sebanding dengan harga yang Anda bayar.

Misalnya, jika Anda memesan daging steak. Tentu saja kamu menginginkan yang terbaik, bukan? Namun, beberapa pelanggan menemukan bahwa mereka biasanya melihat penawaran iklan steak terbaik di pasar. Namun, sebenarnya mereka hanya disajikan dengan sepotong daging yang dicampur dengan ‘lem’.

(Foto : Chef Steps)

Apa yang terjadi sebenarnya adalah, pelanggan menerima potongan-potongan daging sisa yang direkatkan menjadi satu potongan daging steak seperti yang ditunjukkan dalam iklan. Mereka menjualnya dengan harga tinggi (seperti potongan daging asli) dan tentu saja mereka mendapat banyak keuntungan!

(Foto : Chef Steps)

“Kelihatannya bagus,” kata seorang koki dan pemilik Perbacco Restaurant di San Francisco, Staffan Terje, ke ABC7.

Lem ini bentuk bubuk. Koki akan menggabungkan beberapa potongan daging yang berbeda lalu menaburkan bubuk pada daging dan memasukkannya ke dalam kaleng berbentuk seperti daging steak yang sempurna.

Daging akan disimpan dalam kantong kedap udara untuk menciptakan tekanan yang akan membantu ‘mengikat’ daging. Itu terus disimpan di lemari es dalam jangka waktu semalam.

Ini juga mengubah daging steak dari harga sekitar 52 ribu rupiah menjadi steak mahal senilai ratusan ribu rupiah!

(Foto : Chef Steps)

Menurut Cooking Issues, kondisi ini dikenal sebagai transglutaminase (TG atau Tgase). Situs web ini juga mengatakan aman untuk dimakan, alami dan mudah dimasak. Itu juga banyak digunakan oleh sebagian besar restoran!

“TG adalah enzim alami yang berasal dari tumbuhan, hewan dan bakteri. Ini adalah protein yang berfungsi sebagai katalis dalam reaksi kimia; mempercepat reaksi dan membuat reaksi terjadi. TG mengikat molekul protein bersama dengan dua asam amino (glutamin dan lisin), “kata Cooking Issues.

Namun, Huffington Post melaporkan bahwa lapisan luar daging mengkatalisis banyak jenis bakteri. Biasanya, memasak daging steak di lapisan luarnya akan membunuh semua bakteri. Lapisan tengah telah disterilkan, itulah sebabnya Anda bisa memakannya mentah. Namun, daging yang dicerna mengandung bakteri seperti ecoli pada lapisan bagian dalam.

Jadi, lebih baik jika Anda memesan steak yang dimasak sepenuhnya untuk memastikannya bukan daging panggang. Anda dapat mempelajari lebih lanjut dengan menonton video di bawah ini.(yant)

Sumber: erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular