Erabaru.net. Demi berpesta ria bersama teman-temannya selama 7 hari, Viktoria Kuznetsova, seorang ibu muda berusia 17 tahun dari Rostov, Rusia, tega meninggalkan anaknya yang baru beusia 9 bulan sendirian di rumah hingga tewas kelaparan.

Tetanganya yang mengetahui hal itu kemudian segera melapor ke polisi terdekat.

Ketika polisi tiba di tempat kejadian, mereka menemukan sesosok mayat balita yang telah membusuk di atas tempat tidur dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Pihak berwenang menyimpulkan, balita itu tewas karena dehidrasi dan kelaparan.

(Foto: The mirror)

Menurut laporan media Inggris, Viktoria menitipkan putranya yang baru berusia 1 bulan ke panti asuhan tak lama setelah melahirkan, bahkan ketika itu dia berkata, “Lebih baik saya piara binatang, daripada anak.”

Tak disangka, Viktoria yang baru mau kuliah sudah berencana membunuh anaknya sendiri.

Mungkin karena faktor usianya yang masih belia, dia selalu mengeluh tidak bisa berkumpul bersama teman-temannya gara-gara harus mengurus anak.

Tak lama setelah merasakan sukacita berkumpul bersama teman-temannya di lingkungan kampus, suaminya yang sedang menjalani dinas militer meminta Viktoria membawa pulang putranya yang baru berusia 7 bulan ketika itu untuk dirawat di rumah.

(Foto: The mirror)

Karena karakternya memang sudah seperti itu, Viktoria sama sekali tidak sungguh-sungguh mengurus anak, dia lebih suka berselancar di dunia maya, sepanjang hari sibuk mengunggah foto dirinya, foto pesta bersama teman-teman atau mengirim konten yang tak berarti, seolah-olah dia tidak memiliki anak yang seharusnya diurus.

Pada awal September 2017 lalu, ketika suaminya kembali dinas militer, Viktoria meninggalkan putranya yang berusia 9 bulan itu sendirian berikut seekor anjing di rumah, sementara dia pergi berpesta ria bersama teman-temannya selama 7 hari penuh.

Meskipun sesekali pulang ke rumah juga hanya memberi makan dan minum pada anjingnya, sedangkan anaknya dibiarkan kelaparan di rumah.

Dan yang lebih menjengkelkan, ketika tetangganya menanyakan tentang anaknya, dia hanya berkata sambil tersenyum : “Jangan khawatir, dia diurus sama tantenya.”

Karena sudah lama tidak melihat kebersamaan ibu dan anak itu, tetangganya pun kemudian melapor ke polisi.

Ketika polisi tiba di lokasi, mereka terkejut melihat sesosok mayat balita laki-laki bermata besar, kulit yang hancur dan tewas dalam keadaan mengenaskan. Laporan otopsi menyebutkan balita itu tewas karena dehidrasi dan kelaparan.

Polisi mengatakan, bahwa Viktoria yang diinterogasi di lokasi kejadian sedikit pun tidak merasa bersalah apalagi merasa menyesal dengan kematian anaknya.

“Saya memang tidak menginginkan anak,” katanya.

Bahkan Viktoria tidak bereaksi ketika dijatuhi hukuman penjara selama 6,5 tahun oleh hakim.

Sementara itu, suami Viktoria yang hancur hatinya mengetahui kematian anaknya itu langsung memutuskan untuk menceraikan Viktoria, istri yang tidak bertanggung jawab. (jhn/yant)

Sumber: twgreatdaily

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular