Erabaru.net. Pada tahun 1955 silam, Dave Hickman yang saat itu masih remaja berusia 14 tahun dari sebuah keluarga biasa di Indiana selatan, Amerika Serikat, paling suka pergi ke hutan berburu bersama kakeknya. Suatu hari, ketika dia sedang berburu bersama kakeknya, tiba-tiba mendengar suara aneh, dan dia menduga itu adalah suara tangisan bayi.

Karena penasaran, dia pun mencari sumber tangisan itu bersama kakeknya, dan melihat sesosok bayi mungil berbaring sambil menangis di antara semak belukar.

Kakek Dave menduga bayi yang dibungkus dengan handuk itu baru lahir beberapa hari dan sekujur badannya masih basah, sementara bibirnya membiru karena kedinginan.

Kakeknya yang telah banyak makan asam garam kehidupan cepat bertindak untuk menyelamatkan bayi itu.

Bayi perempuan yang mereka temukan itu dinyatakan sehat setelah diperiksa dokter di rumah sakit setempat.

Di bawah perawatan yang telaten dari para suster, kesehatan bayi itu pun berangsur-angsur pulih, dan oleh para perawat, bayi itu diberi sebuah nama yang indah, Roseann Wayne.

Sejak menyelamatkan bayi perempuan itu, Dave merasa sangat senang karena telah melakukan hal yang luar biasa, dan selalu meminta kakeknya untuk melihat bayi itu.

Namun, tak disangka, beberapa bulan kemudian, Dave diberitahu bahwa Roseann telah menemukan orangtua yang mengadopsinya dan akan segera pulang mengikuti orangtua angkatnya.

Dave ke rumah sakit melihat Roseann untuk terakhir kalinya, saat itu dia merasa tidak akan berpisah dengan bayi perempuan itu selamanya.

“Mereka membungkus bayi yang tertidur lelap itu dengan selimut, dan Dave berbisik mengucapkan selamat jalan pada bayi itu,” kenang Dave.

Sejak Roseann kecil diadopsi, dalam hati Dave selalu terbayang dan mencemaskannya. Dia ingin tahu bagaimana keadaan bayi itu, apakah sehat dan baik-baik saja, dan bagaimana dengan orangtua angkatnya, apakah baik kepadanya, namun, Dave tidak pernah mendapat kabar tentangnya.

Seperti yang dikatakan Dave, bahwa suasana pertemuan terakhirnya dengan Roseann ketika itu selalu terlintas dalam benaknya.

Rindu dan usaha pencariannya terhadap Roseann kecil yang pernah diselamatkan itu bukan hanya diketahui oleh keluarganya sendiri, tetapi cukup banyak tetangga, teman-teman dan petugas polisi setempat di wilayah tempat tinggalnya.

Suatu hari di tahun 2013, Dave menghubungi pensiunan Sheriff John Catey, dan sekali lagi berbicara tentang Roseann. John mengatakan bahwa dia sekarang punya cukup waktu untuk membantu Dave mencari Roseann.

Dua minggu kemudian, John menelepon Dave, memberitahunya terkait nama seseorang dan serangkaian nomor telepon.

“Itu adalah gadis kecil yang kamu cari selama ini.” Kata John.

Dave tidak bisa menahan tetesan air matanya ketika mendengar kata-kata John. Genap 58 tahun sudah, gadis kecil yang ia impi-impikan akhirnya ditemukan.

Ketika Dave mencari Roseann, bayi perempuan kecil yang dulu diadopsi itu telah berganti nama menjadi Mary Ellen Suey, dan setelah ia mendengar tentang jati dirinya dalam proses pertumbuhannya, dia pun ingin bertemu dengan Dave, orang yang dulu telah menyelamatkannya di hutan semasa bayi.

Mary tersentuh seketika saat Dave meneleponnya, mereka ngobrol panjang lebar dengan suasana yang menyenangkan. “Aku merasa seakan sudah lama mengenal Dave.” Kata Mary.

Setelah berbicara di ujung telepon, keduanya pun sepakat untuk bertemu sesegera mungkin, mereka telah mengatur waktu, tempat, menunggu tibanya pertemuan itu.

Ketika Dave datang ke tempat yang dijanjikan sambil membawa seikat bunga, orang-orang di sekitar mereka seketika bertepuk tangan.

Saat melihat Mary sekilas itu, Dave pun berjalan dengan cepat dan memberi sebuah pelukan hangat.

58 tahun sudah perpisahan itu, dan orang-orang pun larut dalam keharuan saat melihat Dave dan Mary saling berpelukan pada detik itu.

Dave dan Mary menuturkan bahwa mereka seakan tidak pernah berpisah selama 58 tahun, melainkan tumbuh besar dan menjadi tua seperti sepasang kakak-adik.

“Dia seperti kakak laki-laki saya, dan saya tidak menyangka kalau punya seorang kakak sepertinya.”Kata Mary dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Dave berkata : “Hampir setiap hari saya bisa melihatnya berbaring di atas rerumputan, dan saya sendiri berdiri di atas pagar. Mungkin saya akan selalu begitu setiap hari, tapi sekarang saya tahu dengan akhir yang bahagia ini.”ujar Dave dengan bibir bergetar, haru campur bahagia.(jhn/yant)

Sumber: life.bldaily.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular