Erabaru.net. Seberapa jauh Anda akan mencari pacar? Siswa di Tiongkok ini tampaknya bersedia bekerja ekstra dengan mendaftar ke perguruan tinggi khusus wanita di Beijing hanya untuk meningkatkan peluangnya menemukan seorang pacar.

Menurut data resmi yang diterbitkan oleh Akademi Ilmu Sosial Tiongkok pada tahun 2010, ada ketidakseimbangan dalam rasio jenis kelamin di Tiongkok, di mana jumlah anak laki-laki jauh lebih besar daripada jumlah anak perempuan.

Dikatakan bahwa di salah satu provinsi, ada 130 anak laki-laki untuk setiap 100 anak perempuan. Ini bisa menimbulkan masalah di tahun-tahun mendatang di mana jutaan pria akan kesulitan menemukan pasangan.

Dengan masalah ini, siswa berusia 18 tahun, yang namanya tidak disebutkan dalam laporan, telah memutuskan untuk mendaftar di China Women’s University di Beijing. Dan yang mengejutkan, dia tidak malu dengan alasannya mengapa dia ingin masuk ke universitas tersebut.

Selama putaran terakhir penyaringan, pria itu secara terbuka mengakui bahwa “akan lebih mudah untuk menemukan pacar” jika dia diterima, Yangtze Evening News melaporkan pada hari Sabtu lalu, melalui South China Morning Post.

“Sekolah ini memiliki banyak gadis – jika [saya] dapat belajar di sini tidak akan ada masalah dalam mencari pendamping,” kata siswa dalam video yang direkam oleh salah satu siswa dalam penyaringan dan kemudian diposting online dengan seisin pihak universitas.

Namun, meski rencananya sangat kukuh, ini tidak berarti dia akan masuk universitas semudah itu. Persaingan sangat sulit, kata mahasiswa dari Ningbo di Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur.

Faktanya, tahun lalu saja, universitas, yang didirikan oleh Federasi Wanita Tiongkok, dilaporkan hanya menerima satu siswa laki-laki. Dan setiap tahun, lembaga itu menerima 1.500 siswa dengan sekitar 1 persen dari jumlah itu adalah laki-laki.

Sementara murid itu sudah memutuskan untuk masuk sekolah, keluarganya, di sisi lain tidak sepenuhnya mendukung atas rencananya.

“Ayah saya mengatakan kepada saya untuk berhati-hati … dia tidak ingin anaknya berubah terlalu banyak karena berada di lingkungan yang dikelilingi oleh wanita,” katanya kepada surat kabar.

China Women’s University menawarkan berbagai macam kursus untuk lembaga mahasiswanya, mulai dari ilmu komputer, hukum, keuangan, manajemen bisnis hingga bahasa asing dan pendidikan.

Namun, satu-satunya fakultas di sekolah yang menerima siswa laki-laki adalah mata studi seni penyiaran , yang mungkin di mana dia melamar.

Bangunan ini juga menawarkan fasilitas untuk pria, termasuk toilet di kampus maupun di perpustakaan. Ada juga akomodasi untuk siswa laki-laki di kampus.

“Asrama pria itu kecil … tetapi kamar mereka lebih luas,” kata seorang pejabat universitas dalam kutipan untuk publikasi.(yant)

Sumber: nextshark.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular