Erabaru.net. Dalam drama romantis, cinta itu selalu digambarkan sebagai pengorbanan yang ekstrim, dan memang ini memberi efek dramatis, hanya saja cinta dalam kehidupan nyata itu sama sekali tidak seperti yang digambarkan.

Seperti misalnya wanita dalam kisah ini, dia lupa membawa dompet ketika akan membayar barang belanjaannya di supermarket.

Suaminya yang mendapat panggilan darurat itu pun segera datang untuk “menyelamatkan-nya”, dan respon dari sang suami itu sama romantisnya dengan kisah cinta dalam film atau novel, di mana para ksatria menyelamatkan sang putri raja setelah mengalahkan monster jahat.

Ketika penulis bernama Amy Betters-Midtvedt belanja di supermarket, dia baru sadar tidak membawa dompet saat akan membayar barang belanjaannya, dan dengan perasaan malu dia pun segera meminta bantuan dengan menelepon Todd, suaminya.

Mendengar cerita istrinya, sang suami pun segera meninggalkan pekerjaannya dan bergegas ke supermarket.

Setelah kejadian yang membuatnya serba salah ketika itu, Amy memosting sebuah artikel di grup Facebook “Love What Matters”, dan mengunggah foto kedatangan suaminya di supermarket, mengenang sejenak “kisah romantis” yang terjadi di sana.

Amy menulis di grup facebook tersebut :

“Entah apakah kalian dapat merasakan getaran (perasaan) itu, tetapi dia tersenyum padaku ketika dia datang menemuiku di supermarket.

“Ya … mau tidak mau dia harus meninggalkan pekerjaannya dulu, meski begitu, dia tidak kesal sedikit pun, justru datang bersama senyum tulusnya. Satu-satunya yang dia katakan padaku saat itu adalah : ‘Tidak seharusnya kamu ke supermarket seorang diri, lagipula aku sudah janji akan datang pekan ini.”

“Ketika Anda memasuki usia empat-puluhan, inilah wujud ksatria yang sempurna dalam hidup Anda,”kata Amy.

Amy juga menggambarkan cinta yang indah dan sederhana saat suaminya tiba di sana :

“Cinta itu seperti secangkir kopi yang telah menantiku setiap pagi saat turun dari loteng, dan kopi ini adalah cinta.” Tulisnya.

“Ketika makan siang sudah siap, dan saat aku bisa menikmati secangkir kopi dengan santai. Itu adalah nuansa cinta.”

Dia juga memberi nasihat kepada wanita muda dan memberi tahu mereka apa saja yang harus diperhatikan ketika mencari belahan jiwa (pasangan) yang ideal :

“Jangan tertipu oleh janji manis dan ungkapan cinta yang romantis dari anak laki-laki yang umumnya dikutip dari kartu berisi mutiara cinta yang indah memabukkan.”

“Coba lihat bagaimana dia memperlakukanmu di luar Instagram.”

“Ini adalah indikator kunci”.

“Pilihlah seorang pria yang bersedia secara terang-terangan membantumu membawakan sesuatu ketika kamu mengangkat benda berat. Karena saat memasuki usia 40, ia akan tetap bersedia ‘menyelamatkanmu’ sambil tersenyum dan memberikan pelukan hangat ketika kamu lupa membawa dompet saat belanja.”

Kisah singkat-sederhana dan mengesankan ini telah menarik perhatian banyak netizen di Internet dan orang-orang pun membagikan pandangan mereka tentang cinta.

Berikut sepenggal komentar dari netizen :

“Suami saya selalu membantu menjinjing tas saya, katanya tas itu terlihat unik dengan paduan bajunya, dan saya sangat suka dengan setiap gerakan kecilnya yang mengesankan.”

“Cinta itu adalah ketika kamu terkunci di luar rumah, dan saat dia pulang dengan tergesa-gesa, dia melihat pintu geser kaca di pintu samping itu tidak terkunci sama sekali, namun sedikit pun dia tidak marah, justeru tersenyum. “(jhn/yant)

Sumber: life.bldaily.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds