Erabaru.net. “Sehat adalah aset, sakit adalah warisan.”

Saya pikir banyak orang hidup terbalik, kenapa begitu?

Orang-orang sekarang berpikir atau merasa menghabiskan (puluhan miliar rupiah) untuk membeli rumah, menghabiskan (miliaran rupiah) untuk membeli mobil, menghabiskan (ratusan juta rupiah) untuk membeli tas, menghabiskan (puluhan juta rupiah) untuk membeli ponsel, menghabiskan (jutaan rupiah) untuk membeli baju dan semua itu dirasa wajar.

Namun, jika menghabiskan atau menanamkan ratusan ribu rupiah untuk kesehatan diri sendiri, mungkin akan menggelengkan kepala, merasa terlalu mahal, tidak ada uang.

Anda akan atau rela mengeluarkan uang lebih banyak hanya untuk mendekorasi rumah supaya merasa lebih nyaman.

Anda akan merawat secara teratur mobil anda supaya tetap aman dalam berkendaraan.

Anda juga akan melindungi ponsel anda dengan pelindung,begitu juga dengan tas, anda akan melindunginya dengan anti-kelembaban, hanya kesehatan, tidak ada yang peduli.

Apakah kesehatan kita tidak lebih penting dari nilai sebuah rumah, mobil, ponsel atau tas ?

kesehatan = nomor 1 , lainnya = 0 (nol).

Jika tidak memiliki tubuh yang sehat, lantas dimana nilai dari “Uang” itu ?

Sepotong pakaian yang berharga (jutaan rupiah) bisa dibuktikan dengan struk pembelian.

Sebuah mobil yang berharga miliaran rupiah bisa dibuktikan dengan faktur pembelian,sebuah rumah yang berharga miliaran rupiah juga bisa dibuktikan dengan sertifikat.

Berapa sebenarnya nilai atau harga seseorang ? Hanya kesehatan yang bisa membuktikannya.

Jadi jangan memperhitungkan waktu dan uang yang diinvestasikan untuk kesehatan ( karena kesehatan itu sangat penting), karena kesehatan itu adalah jaminan Anda dan pilihan ada ditangan Anda.

Ada kesehtaan disebut aset, tidak ada kesehatan disebut warisan!

Apa ranjang atau tempat tidur yang paling mahal di dunia ? Itu adalah tempat tidur atau ranjang pasien.

Ada yang bisa menggantikan Anda untuk menyetir mobil, ada yang bisa menghasilkan uang untuk Anda, tapi dipastikan tidak ada yang akan menggantikan sakit Anda.

Barang yang hilang masih bisa dicari atau ditemukan kembali, tapi ada satu hal yang telah hilang itu tidak akan pernah kembali lagi, yaitu nyawa Anda.

“Jagalah kesehatan Anda untuk kehidupan di masa depan.’

“Semoga kesejahteraan ekonomi dan kebahagiaan serta kesehatan selalu menyertai perjalanan hidup Anda.”

Video Rekomendaasi:

Kemalangan Itu Menjadi Berkahnya

Share

Video Popular