Erabaru.net. Dokter mengeluarkan peringatan pada Selasa (10/04/2018) setelah seorang pria Amerika yang memakan cabai terpedas di dunia.

Pria ini mengalami sakit kepala luar biasa “thunderclap”. Sakit kepala jenis ini rasanya bak disambar petir.

Gejala yang dialami pria berusia 34 tahun itu dirasakannya “segera setelah berpartisipasi dalam kontes cabai di mana dia makan satu Carolina Reaper,” pada tahun 2016.

Laporan ini disampaikan dalam artikel yang diterbitkan dalam jurnal medis BMJ Case Reports.

Pria ini mengalami sakit leher dan kepala yang hebat. Selama beberapa hari dia mengalami sakit kepala “thunderclap” yang singkat namun rutin. Durasinya berlangsung beberapa detik.

Setelah melakukan perawatan darurat, tes untuk berbagai kondisi neurologis kembali negatif.

Pada akhirnya, dokter mendiagnosa pria ini dengan kondisi otak sementara yang disebut “reversible cerebral vasoconstriction syndrome” (RCVS), ditandai dengan penyempitan pembuluh darah ke otak secara sementara.

“Ini adalah kasus pertama yang dilaporkan seorang pasien yang didiagnosis dengan RCVS setelah makan cabai,” kata para penulis dalam laporannya.

Melansir dari Arabnews.com, sakit kepala “thunderclap”, kondisi ini biasanya terjadi sebagai reaksi terhadap obat resep tertentu, atau setelah mengonsumsi obat-obatan terlarang.

“Ini adalah kejutan besar bagi semua orang,” kata dokter Kulothungan Gunasekaran dari Henry Ford Hospital di Detroit, AS.

Dokter ini sebagai salah satu penulis artikel yang memperingatkan bahaya konsumsi cabai terpedas.

Gejala yang dialami oleh pria ini akhirnya sembuh dengan sendirinya dan CT scan tindak lanjut lima minggu setelah kejadian menunjukkan bahwa arteri telah kembali normal.

Makan cabai rawit sebelumnya telah dikaitkan dengan serangan jantung seperti dipaparkan sejumlah penulis dalam penelitian.

Cabai terpedas di dunia (http://www.guinnessworldrecords.com)

“Kami akan merekomendasikan masyarakat umum berhati-hati ketika makan cabai dan untuk mencari pemeriksaan medis segera jika Anda mengalami gejala seperti ini,” kata Gunasekaran.

Bagi mereka yang nekat, Carolina Reaper memiliki buah, rasa manis dengan sedikit kayu manis dan nada cokelat, serta sangat pedas, menurut situs Guinness World Records.

Cabai bernama Carolina Reaper – persilangan antara cabai Sweet Habanero dan Naga Viper – sebagai cabai terpedas di dunia. Cabai Ini ditanam oleh seorang produser di Carolina Selatan. (asr)

Sumber : Arabnews.com

Share
Tag: Kategori: NEWS SEHAT

Video Popular