Erabaru.net. Cinta kasih orangtua untuk anak-anaknya itu selalu tulus tanpa pamrih, Orangtua rela berkorban dan bersedia memberikan segala miliknya kepada anak-anak mereka.

Tetapi Anda harus tahu bahwa sesayang apa pun Anda pada anak-anak, dihimbau jangan lakukan tiga hal berikut ini!

Jangan selalu mengabulkan apa pun keinginan anak

Memang benar, selaku orangtua harus peduli dan perhatian pada anak, tetapi tidak boleh tanpa prinsip memanjakannya, apalagi sampai mengesampingkan ketegasan Anda selaku kepala keluarga.

Kita adalah orangtua-nya anak-anak, namun, jangan seperti kerbau dicocok hidungnya, selalu menuruti apa pun yang diminta anak-anak.

Berikan pujian kalau Anak-anak melakukan sesuatu yang terpuji, sebaliknya kalau berbuat salah, kita harus menegurnya, sekali pun dia sudah dewasa, sebagai orangtua harus memiliki tanggung jawab sebagai orangtua.

Jangan selalu mengabulkan apa pun yang diinginkan anak-anak, harus belajar bisa berkata tidak kepada anak Anda.

Sebagai contoh, Anda sudah punya janji dengan teman untuk rekreasi bulan depan. Namun, anak Anda meminta untuk ke rumah neneknya pada saat yang sama, maka Anda harus bisa bersikap tegas dengan mengatakan tidak kepadanya. Sebagai anak yang soleh dia akan memahami dan mendengarkan orangtua mereka.

Jangan menganggap anak-anak sebagai segalanya dalam hidup Anda

Sebagian besar generasi seperti kita ini hanya punya satu anak, atau maksimal juga tak lebih dari dua anak, sehingga mudah menganggap anak adalah segalanya dalam hidup Anda.

Saat anak masih kecil dan lucu-lucunya, ingin rasanya kita memeluknya setiap saat ; ketika anak-anak tumbuh besar, mulai sekolah, mengantar dan menjemputnya setiap hari, kita selalu mengalah atau mendahulukan kepentingan/keinginan anak-anak ; sekarang setelah anak itu lulus sekolah, bekerja dan menikah, kita masih saja membantunya beres-beres rumah, menjaga cucu, bisa dikatakan hampir tidak memiliki ruang-kehidupan sendiri.

Tetapi Anda masih punya pasangan dalam hidup Anda, punya teman, dan yang paling penting adalah diri Anda sendiri.

Ketika memasuki usia setengah baya, coba tanyakan dulu pada diri Anda seperti apa kehidupan yang Anda inginkan, hal-hal yang Anda sukai, kemudian baru putuskan seperti apa hidup yang akan Anda jalankan itu!

Jangan terlalu dekat dengan anak

Sebagian besar anak-anak generasi kita sekarang sudah dewasa dan ada yang sudah menikah, meskipun kita berharap memiliki lebih banyak waktu untuk menemani mereka, tapi kita harus secara rasional mengatakan pada diri sendiri untuk tidak terlalu dekat dengan anak-anak kita.

Ada pun maksud dari jarak yang terlalu dekat ini, di satu sisi adalah jarak tempat tinggal tidak terlalu dekat.

Seiring dengan perkembangan masyarakat, semakin banyak orangtua yang dapat menerima jarak tertentu dengan anak-anak mereka.

Namun dengan tempat yang tidak terlalu jauh, kedua pihak dapat saling menjaga dan menghindari gesekan dan masalah. Adanya batasan, jarak dan kontak adalah jarak terbaik.

Jika dua generasi yang berbeda tinggal terlalu dekat, kekurangan-kekurangan ini dapat dengan mudah terpicu oleh beberapa hal yang tidak menyenangkan, sehingga masing-masing akan saling tersiksa dengan kekurangannya.

Jika tidak tinggal bersama, kekurangan-kekurangan ini mungkin dapat diendapkan, dan bahkan melupakan kekurangan itu seiring dengan berjalannya waktu, dan saling rindu untuk bertemu satu sama lain, hal ini tentu saja sangat baik bagi keharmonisan hubungan keluarga.

Sementara di sisi lain adalah jarak psikologis tidak boleh terlalu dekat. Jarak antara dua hati harus diukur dengan suhu, bukan penggaris.

Dan suhu yang paling nyaman dan paling cocok untuk tubuh manusia adalah dikisaran 28 ° C ~ 32 ° C, tidak akan terlalu panas atau dingin.

Kedua hati yang tidak sering melekat satu sama lain, tetapi pada saat satu hati perlu perhatian, hati yang lainnya dapat dengan cepat mengirimkan kehangatan itu, Inilah jarak terbaik.(jhn/yant)

Sumber: twgreatdaily.com/Jhn

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: KELUARGA PARENTING

Video Popular