Erabaru.net.Setelah 40 tahun menikah, pasangan suami istri ke kantor pengacara mengajukan perceraian.

Ketika menandatangani, dengan sedih istri berkata pada suaminya,“Saya tidak bisa bertahan lagi. Maafkan saya.”Sang suami menjawab, “Tidak apa-apa, saya mengerti.”

Malam itu mereka keluar untuk makan malam terakhir bersama.Mereka dengan diam duduk di meja.
Ketika makanan datang, sang suami memberikan paha pada istrinya dan berkata, ambillah ini, saya tahu ini adalah favorit kamu.

“Nah, itu masalahnya,” jawab sang istri.“Kamu selalu berpikir kamu tahu segalanya dan tidak pernah peduli tentang perasaanku. Apakah kamu tidak tahu aku tidak suka paha?”

Malam itu tak satu pun dari mereka bisa tidur.Hatinya dipenuhi penyesalan. Dia merindukannya dan ingin mengatakan dia menyesal dan masih mencintainya, jadi dia bangun dari tempat tidur dan meneleponnya.Dia tidak pernah berhenti meneleponnya.

Sementara itu, sang istri merasa sedih. Setelah sekian lama suaminya tidak mengerti sedikitpun tentang dirinya. Dia sangat mencintainya, tetapi dia tidak bisa bertahan lagi.
Dia mengabaikan panggilan teleponnya, lupa sepenuhnya tentang masalah jantungnya.
Keesokan harinya, dia menerima berita bahwa suaminya telah meninggal dunia karena serangan jantung ketika mencoba menelepon istrinya.

Istrinya segera ke tempatnya, dia menemukan catatan yang mengatakan: “Istri tersayangku,
Pada saat kamu membaca ini, aku sudah tidak ada. Aku kehabisan waktu, dan serangan jantung bisa menyerangku kapan saja,jadi aku membeli asuransi ini untukmu.

Meskipun jumlahnya hanya $100.000, tapi aku berharap,Itu akan membantu menepati janji yang aku buat 40 tahun lalu …bahwa aku akan selalu mencintaimu, menjagamu, dan berada di sisimu.
Cinta, suamimu.”

Mungkin hal tersulit di akhir hidup kita adalah melihat kembali semua ‘kemungkinan’ dan ‘dapat memiliki’ …dan merasakan penyesalan karena tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan, sebuah harga karena tidak mengikuti kata hati Anda.

Maka, cintai, dan sayangi sepenuh hati. Jika mencintai seseorang, beritahukanlah; jangan biarkan kebodohan menghalangi Anda …karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada menit berikutnya. (eb)

Video Rekomendasi:

Pasangan Sehidup Semati Meninggal Berpelukan di Hari yang Sama

Share

Video Popular