Erabaru.net. Di salah satu sudut jalan raya, tampak duduk seorang bocah laki-laki buta. Sebuah topi kecil juga tampak tergeletak di sebelah kakinya.

Bocah itu mengangkat sebuah sebilah (papan) kardus yang bertuliskan : ‘Tolong saya! Mataku tidak bisa melihat, tolonglah saya!’.

Namun, orang-orang sepertinya mengabaikan keberadaan si bocah yang malang itu.

Sementara di dalam topi kecilnya hanya terdapat beberapa keping uang receh.

Tepat pada saat itu, seorang wanita lewat. Dia mengambil beberapa keping koin dari sakunya kemudian diletakkan di tangan bocah itu. Lalu mengambil papan kardus milik bocah itu dan menulis beberapa kata di atasnya.

Taki lama kemudian, topi itu pun penuh dengan kepingan koin, dan semakin banyak orang yang memberikan uang kepada si bocah buta itu.

Sore hati saat wanita itu kembali lagi, bocah itu pun mengenali melalui langkah kakinya dan bertanya : “Andakah yang menuliskan kata-kata itu di kardus saya pagi tadi ? Boleh tahu apa yang Anda tulis?”

“Saya hanya menulis kembali tulisan semula dengan gaya bahasa lain. Saya menulis seperti ini: ‘Hari ini adalah hari yang indah. Sayangnya, saya tidak bisa melihat isinya sama sekali’, hanya cara penyampaiannya yang tidak sama,” kata si wanita.

Namun cara penyampaian kedua ini akan membuat orang merasa dapat melihat dunia yang indah ini dengan matanya sendiri, dan itu adalah sesuatu yang membahagiakan.

Bersyukur atas segala yang kamu miliki agar pemikiran kita menjadi kreatif dan memiliki energi positif.

Genggam erat kesempatan pada saat ini dan hadapi masa depan dengan berani tetap tegar dan yakin, maju terus ke depan. (jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular