Erabaru.net. Salah satu peninggalan terbesar abad ke-16 yang berisi hati dari satu-satunya wanita yang dinobatkan menjadi ratu Prancis telah dicuri dari sebuah museum.

Perampok membawa kabur peti bersepuh emas yang terdapat jantung Anne of Brittany setelah membobol museum Thomas-Dobree di kota Prancis Nantes pada akhir pekan lalu seperti dilaporkan Telegraph Inggris.

Melansir dari 9news.com, Sabtu (16/04/2018) meskipun alarm berbunyi, pencuri berhasil lolos dengan casing berbentuk oval 15 cm itu.

Ratu Anne hidup antara 25 Januari 1477 – 9 Januari 1514. Dia adalah wanita terkaya di Eropa pada masanya.

Benda yang dicuri tersebut memiliki nilai historis yang besar dan pencuriannya memicu kemarahan di Prancis.

Philippe Grosvalet, Presiden Departemen Loire-Atlantique yang memiliki museum itu, mengatakan: “Para pencuri menyerang warisan bersama kami dan mencuri barang bernilai tak ternilai. Lebih dari sekedar simbol, peti yang berisi hati Anne of Brittany milik sejarah kita.”

Dia menambahkan bahwa peninggalan itu telah diselamatkan dari pencairan setelah Revolusi Perancis pada 1789. Objek ini telah dipamerkan di museum selama lebih dari 130 tahun.

Anne de Bretagne

Ratu Anne, pendukung otonomi Brittany dari Prancis, meninggal pada tahun 1514 pada usia 36 tahun.

Dia dimakamkan bersama bangsawan Prancis lainnya di Basilika Sain Denis di luar Paris.

Tetapi untuk mengenali cintanya pada Brittany, hatinya ditempatkan di makam orang tuanya di sebuah kapel Carmelite di Nantes, sesuai dengan keinginannya.

Dia menikahi Charles VIII dari Perancis pada tahun 1491, menjadi permaisuri pada usia 12 tahun.

Kemudian ketika dia meninggal tanpa pewaris delapan tahun kemudian, dia menikahi Louis XII dan menjadi satu-satunya wanita yang dinobatkan menjadi ratu Prancis selama dua periode. (asr)

Sumber : 9News.com

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds