Erabaru.net. Gempa yang kuat di Hualien menyebabkan runtuhnya Gedung Apartemen Yun Tsui, Taiwan, dan kerusakan yang serius.

Melody Al banode Castro, seorang TKW asal Philipina yang tinggal di lantai 7 itu dinyatakan hilang sampai malam tanggal 8 Januari 2018 lalu, tim pencari dan penyelamat baru menemukan mayatnya.

Majikannya yang mengetahui kabar buruk itu pun larut dalam kesedihan dan tidak kuasa menahan linangan air mata.

Melody yang berusia 28 tahun itu bekerja sebagi PRT di Taiwan. sementara suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas dan cedera serius.

Untuk menghindari infeksi, dokter menyimpan batok kepalanya sementara ke dalam perutnya dan perlu dioperasi lagi baru bisa pulih.

Demi mendapatkan biaya pengobatan, Melody meninggalkan suami dan putrinya, seorang diri meninggalkan kampung halamannya untuk bekerja di Taiwan. Dia telah bekerja sekitar 3 tahun di rumah majikannya, seorang warga Jepang yang menetap di Taiwan.

Isteri majikannya yang berusia 63 tahun, Sumin Okubo, yang sedang merawat suaminya di rumah sakit itu pun tak kuasa menahan linangan air matanya setelah mendapat kabar buruk tentang Melody yang tewas karena gempa.

Dia mengatakan bahwa Melody adalah seorang pekerja yang baik dan mengabdi dengan tulus dan sepenuh hati pada keluarganya. Selain itu dia juga menuturkan bahwa mereka sudah seperti anggota keluarga.

Melody juga pernah berkata, “Saya mau kerja dan tinggal di sini selama 15 tahun, untuk mengumpulkan 450.000 NTD atau sekitar 207 juta rupiah untuk biaya pengobatan suaminya.”

Dia juga telah berjanji dengan putrinya akan pulang ke Philipina untuk merayakan Natal bersama tahun 2018. Namun kini semuanya pupus sudah, dia tidak akan pernah bisa memenuhi janjinya lagi.

Melody adalah sosok wanita yang optimis, dia pintar bernyanyi dan membawa banyak kebahagiaan kepada majikannya.

“Kita bisa merasakan kehangatan sekarang, sementara dia harus tinggal di tempat yang sangat dingin selama 3 hari di bawah kaki tembok. Jalannya belum selesai. dia belum mengobati sakit suaminya, belum membesarkan anaknya, dia telah memberi kami kebahagiaan, tapi belum sempat memberi kebahagiaan untuk keluarganya,”kata Sumin Okubo sambil meneteskan air mata ketika diwawancarai TV setempat.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular