Erabaru. Kita sering mendengar orang-orang mengatakan ini :

· Setiap kali berjasa, dia yang mendapatkannya, sementara kalau ada yang salah, saya yang selalu disalahkan, ini tidak adil!

· Mengerjakan pekerjaan/tugas yang sama, tapi saya hanya menerima (gaji) 5 juta, sementara dia menerima 7 juta, ini tidak adil!

Tahun-tahun terakhir ini, saya benar-benar telah bosan mendengar kata “ini tidak adil” seperti yang disebutkan di atas.

Dunia itu sendiri memang tidak akan pernah adil, sepuluh jari tangan kita saja ada yang panjang dan pendek, apalagi yang lain ; dan yang lebih penting, ketidak-adilan yang kerap didengungkan orang-orang itu, pada hekekatnya hanya menang atau kalah, tetapi mereka selalu tidak mau mengakuinya!

Coba renungkan, setiap Anda merasa “ini tidak adil”, apakah itu karena Anda menderita kerugian?

Ilustrasi. (internet)v

Seperti misalnya Anda sama-sama mengobrol saat sedang belajar di kelas, tapi guru mungkin akan menghukummu berdiri di luar kelas, dan pada temanmu hanya menepuk mejanya.

Sama-sama wakil direktur, tetapi dia mendapatkan inventaris rumah dan mobil, sementara Anda tidak.

Hal semacam ini selalu ada dalam kehidupan sehari-hari, tidak peduli apakah usia 8 tahun, 18 tahun atau 80 tahun. Bahkan malaikat pencabut nyawa selalu terbiasa memilih yang lebih lemah dulu, apalagi yang lain?

Sebenarnya semua ketidakadilan itu, hanya bersumber dari diri Anda sendiri yang lebih lemah daripada orang lain.

Anda kalah dalam permainan (game), dan kehilangan bonus, lalu Anda merasa itu tidak adil. Jika Anda selalu menjadi pemenang, setiap kali selalu mendapat lebih banyak saat naik gaji, selalu lebih cepat naik jabatan daripada karyawan lain, sementara sanksi karena kesalahan Anda saat kerja jauh lebih sedikit daripada lainnya, apa Anda akan bilang bahwa “itu tidak adil” ? Saya rasa tidak!

Anda akan mengatakan bahwa itu adalah hasil kerja kerasmu. Saya lebih banyak bekerja daripada mereka. Saya bisa mengatasi perkerjaan yang tidak bisa mereka kerjakan.

Tetapi di mata orang-orang yang kalah dari Anda, inilah ketidakadilan ! Atas dasar apa gaji Anda naik atau naik jabatan dan semacamnya ?

Jadi lain kali, ganti kata “ketidakadilan ini” dengan “Kali ini aku kalah dalam permainan ini”. Lalu temukan dimana letak atau sebab kekalahan Anda, dan berjuang untuk kemenangan berikutnya, dan biarkan orang lain berkata, “Ini tidak adil”!

Tentu saja, selalu ada hal-hal yang tidak dapat dipungkiri. Selalu ada orang yang benar-benar mendapatkan perlakuan tidak adil. Dalam kondisi seperti itu, Anda harus bersabar, yakinlah bahwa kepribadian yang berkualitas itu lestari dan roda hidup itu selalu berputar.

Atau kalau tidak Anda bisa bersikap dengan lebih tegas, memaksa mereka untuk memberi Anda “keadilan”; atau sebaliknya pergilah, dan kembalikan ketenangan Anda.

Ilustrasi. (internet)

Tidak peduli apa pun pilihan Anda, selama Anda dapat memahami apa yang telah Anda korbankan/persembahkan, memahami di mana masalahnya, dan mengikuti alur pikiran Anda, saya tidak akan merasa ada sesuatu yang salah!

Namun, jangan naif berkeluh kesah bahwa “itu tidak adil”. Karena kalimat ini tidak akan mengembalikan hasil yang Anda inginkan, hanya akan membuat Anda tampak lebih rapuh, tak berdaya, dan ini tidak ada artinya sedikit pun bagi Anda!

Jadilah orang dengan hati yang tegar. Tidak menyalahkan nasib atau orang lain, lakukanlah apa pun yang Anda inginkan, berjuanglah kalau memang merasa tidak puas. Lambat laun, hal-hal yang tidak adil akan menjadi semakin berkurang, karena semuanya ada di tangan Anda sendiri! Raihlah sendiri segala sesuatu yang tidak bisa diberikan orang lain kepada kita !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular