Erabaru.net. Bagaimana si miskin hidup?
Suatu hari, seorang ayah yang kaya raya membawa putranya dalam perjalanan.
Ia ingin mengajari putranya mengenai kehidupan orang miskin.

Setelah menghabiskan beberapa hari di pertanian keluarga miskin, sang ayah bertanya…
“Putraku, bagaimana perjalanan ini?”
“Perjalanan yang hebat, Ayah,” jawab sang putra.

“Apakah kamu melihat betapa miskin hidup mereka?”
“Ya, sangat jelas,” kata sang putra.

“Jadi, katakan padaku, apa yang kamu pelajari dari perjalanan ini?” tanya sang ayah.
“Aku melihat bahwa kita memiliki seekor anjing…dan mereka memiliki lima ekor anjing.

Kita memiliki kolam renang yang mencakup setengah kebun kita dan mereka memiliki sungai yang tidak ada habisnya.
Kita memiliki lentera di taman dan mereka memiliki bintang di malam hari.

Teras rumah kita mencakup halaman depan dan mereka memiliki seluruh cakrawala.
Kita memiliki sebidang kecil tanah untuk ditinggali dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.

Video Rekomendasi:

Kita memiliki para pelayan yang melayani kita ,tetapi mereka melayani orang lain.
Kita harus membeli makanan dan mereka memetiknya dari alam.

Kita memiliki dinding di sekitar bangunan untuk melindungi diri dan mereka memiliki teman untuk saling melindungi.”

Sang ayah tidak sanggup berkata-kata. Sambil tersenyum sang putra berkata, “Terima kasih, Ayah”
“… karena telah menunjukkan betapa miskinnya kita.”

“Orang terkaya di dunia ini adalah orang yang tidak tertarik pada keuntungan materi
karena hati dan jiwanya sesuai dengan limpahan alam semesta.”(eb)

Mungkin Anda juga suka:

Share

Video Popular