Erabaru.net. Pernahkah Anda diberitahu untuk tidak nendidihkan lagi air yang sudah matang, biasanya tanpa alasan lain bahwa air yang dididihkan ulang menyebabkannya kehilangan mineral atau itu buruk bagi kesehatan Anda?

Keyakinan bahwa air yang dididihkan beberapa kali dapat membuatnya tidak aman untuk minum telah beredar selama bertahun-tahun.

Klaim ini selanjutnya diabadikan oleh beberapa situs web pseudoscience yang mengklaim bahwa air tersebut meningkatkan tingkat racun atau kontaminan yang dapat menyebabkan kanker dan kondisi kesehatan serius lainnya.

Klaim lain yang tersebar luas adalah air yang dididihkan berulang yang telah direbus untuk waktu yang lama akan meningkatkan konsentrasi bahan kimia berbahaya dan mineral seperti arsenik, nitrat, dan fluorida.

Klaim ini juga didukung oleh artikel yang diterbitkan oleh Healthy Holistic Living yang diterbitkan pada tahun 2015.

Menurut artikel itu, air yang dididihkan berulang memiliki ‘efek merusak’ seperti bahan kimia yang disebutkan di atas berkonsentrasi dan berpotensi menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa seperti kanker, keracunan arsenik, penyakit kardiovaskular, batu ginjal dan bahkan infertilitas.
Namun, menurut American Cancer Society, tidak ada hubungan yang kuat antara kadar fluoride dalam air dan kanker berdasarkan 50 studi berbasis populasi.

Selain itu, tinjauan literatur yang dilakukan oleh United Kingdom National Health Service dan University of York juga menemukan bahwa tidak ada hubungan yang jelas bahwa kadar fluoride dalam air dapat menyebabkan kanker dan penyakit yang mengancam jiwa lainnya. “Secara keseluruhan, tidak ada hubungan yang jelas antara fluoridasi air dan insiden atau mortalitas kanker tulang, kanker tiroid, atau semua kanker yang ditemukan.”

Tea kettle with boiling water; steam against a black background.

Selanjutnya, studi dari Harvard School of Public Health yang diterbitkan pada 2006 dan 2011 menemukan bahwa tidak ada bukti konklusif bahwa kadar fluoride yang lebih tinggi dalam air minum akan berhubungan dengan risiko kanker tulang yang lebih tinggi.

Ini berarti apakah kadar fluoride dalam air mendidih atau reboed tinggi, tidak ada bukti yang jelas bahwa itu akan menyebabkan kanker pada manusia.

Plus, untuk menghindari fluoride dalam air minum hampir tidak mungkin karena hampir semua air memiliki fluoride, apakah itu secara kimia ditambahkan untuk membuatnya aman untuk diminum atau itu secara alami terjadi. Fluorida juga ditemukan pada tumbuhan dan unggas.

Kecuali air di daerah Anda sangat terkontaminasi atau Anda mengumpulkan air minum Anda dari limbah mentah atau air sangat keruh, tidak ada kemungkinan bahwa Anda akan mendapatkan kanker dari air rebus.(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular