Erabaru.net. Sejak pemanis buatan diperkenalkan ke masyarakat umum, ia telah menerima banyak kritik dan kontroversi. Banyak yang mengatakan bahwa itu menyebabkan penyakit serius seperti kanker dan penyakit lainnya.

Walau bagaimanapun, temuan penelitian terbaru benar-benar telah membuat kontroversi sebelumnya kembali diperbincangkan. Penelitian telah menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat menyebabkan penyakit, terutama jenis diabetes tipe 2.

Bertentangan dengan pemasaran yang menyatakan soda diet adalah pilihan alternatif yang sehat dibandingkan dengan air soda biasa, sebenarnya soda diet juga dapat menyebabkan diabetes.

(Foto: David Mulder / Flickr)

Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Wisconsin Medical College dan Marquette University adalah dengan menggunakan tikus. Tikus laboratorium yang digunakan dalam penelitian ini dapat mengembangkan diabetes.

Beberapa kelompok tikus diberi glukosa dan fruktosa dosis tinggi, serta dua jenis pemanis buatan seperti aspartame dan acesulfame potassium. Selanjutnya, para peneliti akan secara rutin memeriksa darah tikus-tikus ini dengan bantuan teknik besar-besaran yang dapat mendeteksi tingkat metabolisme tikus.

Gizmodo melaporkan, Brian Hoffman menyatakan bahwa mereka melihat perubahan biokimia pada tikus yang terlibat.

“Setelah tiga minggu tikus-tikus ini diberikan pemanis dan gula, kami dapat melihat perubahan biokimia di dalam darah tikus-tikus ini yang berpotensi untuk mengubah lemak dan tingkat energi metabolisme mereka.”

Melalui penelitian ini, Hoffman dan rekan penelitiannya berpendapat bahwa pemanis akan meningkatkan risiko diabetes dengan cara yang berbeda dari gula biasa. Mereka percaya bahwa pemanis hanya akan memiliki efek buruk pada tubuh kita. Mereka mengatakan bahwa gula buatan seperti itu tampaknya ‘menipu tubuh kita’.

(Foto: Mike Mozart / Flickr)

“Ketika tubuh kita tidak mendapatkan energi yang dibutuhkan – karena itu juga membutuhkan sedikit gula untuk berfungsi dengan baik – ia memiliki potensi untuk mencari sumber lain.”

Hoffman dan rekan penelitiannya menemukan bukti di dalam tubuh seekor tikus yang menunjukkan protein yang rusak. Ini berarti bahwa tubuh tikus telah merusak otot-otot yang dimiliki untuk mendapatkan energi penuh. Tidak hanya itu, lemak di badan mouse juga terlihat sangat banyak. Akhirnya, ini akan menyebabkan masalah obesitas dan diabetes.

(Foto : Elite Readers)

Biasanya, soda tersebut diiklankan sebagai soda sehat dan dapat diminum tanpa batas waktu bagi pengguna yang ingin menurunkan berat badan, tanpa khawatir tentang risiko diabetes.

Namun, kasus diabetes semakin hari semakin meningkat meskipun kini semakin banyak produk makanan yang diproduksi yang seharusnya menjaga kesehatan konsumen. Nah, inilah penyebabnya! Anda harus bijak untuk menilai apa yang terbaik untuk tubuh Anda.(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular