Erabaru.net. Fungsi telepon seluler kini semakin canggih dari hari ke hari dan serba bisa. Misalnya, menelepon, kirim pesan teks, memotret, menonton video, mengobrol, memproses file dan hampir semuanya bisa diatasi olehnya.

Seiring dengan popularitas ponsel dan tablet secara bertahap, semakin banyak orang yang tanpa disadari kecanduan ponsel. Bermain ponsel kini sudah menjadi semacam penyakit orang modern.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa dalam 16 jam selama terjaga sepanjang hari, jumlah rata-rata pengguna mengutak-atik layar ponselnya adalah 150 kali. Namun, dari 150 kali itu, hanya puluhan kali digunakan sebagai fungsi paling dasar dari ponsel.

Kadang-kadang, ketika bel notifikasi ponsel berbunyi, kita tidak bisa menahan diri untuk mengutak-atik (menggeser layar ponsel), bahkan tanpa sadar mulai sibuk geser sana geser sini dengan sendirinya saat sedang tidak melakukan aktivitas.

“Phubbing” (sebuah istilah tindakan acuh seseorang di dalam sebuah lingkungan karena lebih fokus pada gadgednya). kini sudah menjadi kebiasaan, sementara interaksi antara orang dengan orang semakin berkurang.

Pacar pria ini adalah “komunitas phubbing” yang sesungguhnya. Sang pria ingin mengubah kebiasaan buruk pacarnya ini.

“Daripada mengutak-atik ponsel, lebih baik mengobrol denganku !”

Oleh karena itu, dia memutuskan untuk memberinya “peringatan yang hangat” setiap kali pacarnya mulai berkutat dengan ponselnya, mengingatkannya bahwa sudah waktunya untuk menyingkirkan ponsel!

Lihat videonya saksikan bagaimana dia menggunakan “kiat hangatnya” untuk membantu pacarnya melepaskan diri dari penyakit “Phubbing”!

Tapi diingatkan kepada pria itu jangan berlebihan memberikan peringatan, nanti malah membuat sang pacar ngamuk dan akibatnya tanggung sendiri !

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds