Erabaru.net. Terkadang sapaan sederhana dan tindakan kecil yang tulus bisa mengubah hidup seseorang!

Beberapa waktu lalu, seorang pemuda dari Minnesota, AS, bernama Boniface Ogunti, bertemu dengan seorang wanita pengemis di tengah jalan, yang mengubah perjalanan hidup wanita itu, dan menghebohkan seluruh Amerika setelah video itu diunggah ke media sosial.

Ogunti adalah seorang pengusaha pemula dan ahli dalam bidang pemasaran. Setelah drop out dari dari universitas, dia meniti kariernya dari nol dengan membuka dua perusahaan.

Ogunti yang baru berusia 21 tahun ini sudah menjadi bos dari kedua perusahaannya, tidak hanya itu, dia juga mulai menggunakan kekuatannya sendiri memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Suatu hari, Ogunti bertemu dengan seorang wanita pengemis di tengah jalan, saat itu, dia juga merekam seluruh proses pertemuan itu, dan memberi pendidikan yang positif kepada masyarakat.

Ogunti menurunkan kaca jendela mobilnya dan berkata, “Mengapa kamu menangis?”Sosok wanita pengemis yang meminta sedekah kepadanya adalah seorang ibu berusia 35 tahun.

Dia menceritakan peristiwa yang dialaminya : Dia telah kehilangan keluarga, kehilangan anak, dan sedang mencari pekerjaan. Pada saat itu, dia juga memungut dua ekor kucing dan memeliharanya. Sekarang dia ingin mencari pekerjaan untuk membayar biaya sewa tempat tinggal, agar punya tempat bernaung bersama kedua kucingnya. Saat ini dia masih menunggak70 dollar AS (sekitar 980 ribu rupiah) untuk uang sewa tempat tinggalnya.

Setelah mendengar cerita wanita itu, Ogunti pun segera mengambil 100 dollar AS (sekitar 1,4 juta rupiah), dan wanita itu tak kuasa menahan tangis harunya, ia menangis sesenggukan dan bertanya dengan pandangan ragu : “Benarkah ini ? Apa Anda tidak sedang bercanda? Terus terang saya sangat takut …. ” kata wanita itu.

“Apa yang kamu takutkan?” Tanya Ogunti.

“Aku takut kamu mempermainkanku seperti yang lainnya dan menindasku. Orang-orang di sini sangat tidak ramah pada saya ….” jawab wanita itu.

Ternyata wanita kulit hitam itu kerap dibuly oleh orang-orang yang lewat. …

Mendengar ceritanya yang tampak tulus, Ogunti kembali merogoh 40 dollar AS lagi dan berkata kepadanya : “Jangan takut. Saya serius, dan saya akan memberi kamu lebih.”

Ogunti memberi wanita itu total 140 dollar AS (sekitar 1,9 juta rupiah ).

Selama obrolan ringan di tengah jalan itu, sebuah mobil di belakang mobil Ogunti membunyikan klaskon, namun, tampaknya Ogunti tidak berencana pergi.

Sebaliknya, dia menjulurkan kepala keluar jendela mobil dan berkata : “Maaf pak, bisa tolong lewat jalan lain, kami masih ada sedikit urusan yang harus diselesaikan.”

Wanita kulit hitam itu bersyukur dan meneteskan air mata haru. Tidak hanya itu, Ogunti juga mengatakan kepada wanita kulit hitam itu : “Saya akan memberi kamu pekerjaan!”

Kemudian Ogunti memberikan kartu namanya, mengatakan bahwa dia akan memberinya sebuah pekerjaan dalam bidang kebersihan. Ada gaji 100 dlolar AS (sekitar 1,4 juta rupiah) untuk dua hari kerja dalam seminggu, sehingga dia bisa mendapatkan penghasilan, agar tidak diusir dari kontrakan.

Dalam videonya itu, Ogunti mengatakan : “Saya tidak hanya akan memberinya uang untuk mengatasi kebutuhannya yang mendesak. Yang lebih penting adalah saya ingin memberikan kesempatan kepadanya untuk mencari uang sendiri, agar bisa bertahan hidup. Yang akan saya lakukan tidak hanya sekadar memberi, tapi membuatnya belajar mencari uang dengan keringatnya. ”

Para netizen yang menyaksikan video itu pun merasa terharu dan memberi pujian, selain itu mereka juga sangat kagum dengan cara Ogunti yang telah memberinya harapan hidup yang pasti untuk ke depannya!

Netizen yang merasa tersentuh pun meninggalkan pesannya : “Inilah kepedulian yang sesungguhnya! Dan memang seharusnya memberikan perhatian dan kepedulian nyata kepada orang lain yang perlu dibantu ketika seseorang meraih sukses dan mampu dalam hidupnya.”

Ogunti mengunggah video itu ke media sosial bukan untuk mendapatkan pujian ; “Dari lubuk hati yang dalam, saya juga tahu tujuan positif Ogunti itu, dia berharap agar semakin banyak orang yang bisa menglurkan tangan membantu orang-orang yang malang itu.”

Bentuk bantuan tidak harus berupa uang. Terkadang, beberapa pata kata yang ramah-positif, beberapa menit untuk mendengarkan dengan serius, itu memiliki dampak yang besar dalam sanubari seseorang.

Seperti ungkapan yang berbunyi : “Memberi pancing lebih baik daripada memberi ikannya”.

Cara Ogunti ini benar-benar hebat, membuat wanita itu tidak perlu lagi mengemis yang hanya berlangsung sementara, wanita itu kini punya pekerjaan yang bisa menghidupi keluarganya secara lebih bermartabat. (jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds