Erabaru.net. Sayur terong sudah tidak sing lagi bagi kita, selama ini biasa kita jadikan sebagai hidangan di atas meja makan.Tak disangka, ternyata seluruh bagian tanaman terong dapat dimanfaatkan sebagai obat, baik bunga, buah, tangkai, daun maupun akarnya. Tidak hanya dapat meredakan batuk, tapi juga beragam khasiat lainnya….

Terong adalah sayuran yang umum dikonsumsi, tetapi mungkin tidak Anda sadari. Ternyata bagian dari tanaman terong ini adalah pusaka, masing-masing memiliki khasiat yang luar biasa.

Sayang sekali, jika Anda yang biasanya makan terong, tapi membuang kedua ujung hingga kulitnya, padahal itu sangat berkhasiat sebagai obat alami!

Terung atau terong : obat ampuh untuk menurunkan panas dalam.

Biasanya saat menumis terong, tangkainya langsung dibuang. Tapi mungkin tidak terlintas dalam benak Anda kalau ternyata tangkai terong juga merupakan obat yang mujarab, sangat ampuh mengatasi panas dalam, dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Berikut beberapa manfaat dari terong:

1. Mengatasi batuk:

Siapkan sekitar 30 gr. terong yang sudah tua, lalu direbus sekitar 5 menit. Sambil direbus tambahkan sedikit gula merah. Setelah matang, makan dan minumlah air rebusan terong, dapat mengatasi batuk

2. Mengatasi panas dalam:

Jika Anda merasa ada gejala panas dalam, radang tenggorokan, pembengkakan gusi, dan gejala sakit ringan lainnya. Atasi dengan akar terong dan gula secukupnya dan dibuat sirup dengan cara direbus. Sebanyak 50 ml sirup dihidangkan kepada penderita sebanyak 2-3 kali sehari.

3. Chilblains – Luka kulit atau benjolan yang terjadi akibat terpapar suhu yang sangat dingin :

Seluruh bagian tanaman terung direbus kedalam air hingga mendidih sekitar 20 menit, lalu air rebusannya dibasuhkan atau dicucikan kebagian yang sakit dua – tiga kali sehari.

Kulit terong: melindungi pembuluh darah, dan berkhasiat untuk kecantikan kulit

1. Antioksidan, melindungi kardiovaskular – organ jantung dan jaringan pembuluh darah : Kandungan antosianin dan vitamin dalam kulit terong sangat tinggi, dan sebagian besar adalah senyawa antioksidan, yang dapat menguatkan organ jantung dan jaringan pembuluh darah.

2. Melindungi mata : Antosianin dalam kulit terong berkhasiat melindungi mata, dan dapat mencegah kelelahan mata dan miopia.

3. Melindungi kulit dari radiasi UV : Radiasi Matahari diketahui dapat menyebabkan rasa terbakar pada kulit, keriput, penuaan dini atau bahkan kanker. Oleh karena itu melindungi diri dari sinar UV adalah satu hal yang penting.

Adanya antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, flavonoid, dan asam fenolik, akan membantu melawan radikal bebas yang merupakan penyebab utama perubahan negatif pada kulit.

Polifenol yang juga terdapat pada terong akan membantu memperbaiki reaksi kulit yang diakibatkan oleh sinar UV. Senyawa ini juga akan melindungi kulit dan menjaga agar kulit tetap sehat.

Konsumsi terong: sehat dan bergizi

1. Mencegah arteriosclerosis : Pengerasan pembuluh arteri akibat penurunan elastisitas pembuluh darah arteri, yang disebabkan oleh adanya timbunan lemak pada lapisan dinding bagian dalam pembuluh darah.

Percobaan ilmiah menyebutkan bahwa terong kaya akan vitamin P, per kilogram terong mengandung 7.200 mg vitamin P.

Vitamin P dapat meningkatkan kekuatan adhesi antara sel-sel dalam tubuh, menurunkan kolesterol, dan juga dapat menjaga keuletan pembuluh darah, dengan mengonsumsi terong secara teratur berkhasiat menghambat terjadinya pengerasan pembuluh darah pada lansia

2. Mengandung berbagai vitamin, tinggi nutrisi : Terong mengandung vitamin A, B1, B2, C dan lemak serta protein dan elemen lainnya, adalah juaranya dalam hal nutrisi dalam ketegori sayuran.

3. Anti kanker : Terong tidak hanya dapat menurunkan kolesterol, tekanan darah tinggi, melunakkan pembuluh darah, tetapi juga mengandung zat anti kanker.

Ilmu pengetahuan modern telah mengetahui bahwa terung mengandung polifenol yang terbukti memiliki efek anti kanker.

Antosianin dan asam klorogenik melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan, pada gilirannya, mencegah pertumbuhan tumor dan invasi serta penyebaran sel kanker.

Tindakan anti kanker dari antosianin akan mencegah pembuluh darah baru terbentuk di dalam tumor, mengurangi peradangan, dan menghalangi enzim yang membantu sel kanker menyebar.

4. Mencegah penyakit manula: Terong juga memiliki efek mencegah hemoptisis, noda hitam karena usia lanjut, dan skorbut – suatu kondisi yang disebabkan oleh kekurangan parah vitamin C dalam diet dan juga memiliki efek tertentu pada penderita asam urat.

5. Menurunkan tekanan darah: Pilhlah terong ungu tua dan segar. Kadar kalium yang tinggi dan natrium yang rendah ini membuat terong sangat baik untuk menurunkan tekanan darah

Cara makan sehat sayuran terong

Karena terong mengandung nutrisi yang sangat berkhasiat untuk pengobatan, jadi harus tahu juga cara makannya agar berkhasiat nyata.

Jika ingin makan terong secara sehat, Anda bisa ikuti tatacaranya seperti berikut.

1. Terong paling baik dimakan berikut kulitnya, karena sebagian besar nutrisinya justru terdapat di kulit, jadi sebaiknya makan terong lengkap bersama kulitnya…

2. Terong sebaiknya tidak terlalu berminyak. Sudah menjadi rahasia umum menumis terong relatif lebih menyerap minyak, namun, terlalu banyak minyak rentan menyebabkan penyakit kardiovaskular, dan tidak baik bagi kesehatan manusia.

Terong sebaiknya dikukus, atau dipadukan dengan hidangan salad, kurangi menyerap makanan berminyak, sehingga bisa memaksimalkan nilai gizi dari terong itu sendiri !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular