Erabaru.net. Bagi kita orang-orang di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, bau durian dianggap sebagai bau yang sangat menyenangkan. Namun, durian tidak diterima secara luas di beberapa negara, terutama di area umum karena baunya kuat.

(Foto: Getty Images)

Sebagai contoh, negara-negara Thailand, Jepang, Hong Kong dan Singapura telah menetapkan larangan untuk membawa ‘Raja Buah’ ini ke transportasi umum apa pun.

Namun baru-baru ini, kasus yang agak lucu yang melibatkan durian telah memaksa ratusan siswa dan pengajar dievakuasi!

Beberapa waktu yang lalu, pada tanggal 28 April, sebuah gedung di sebuah universitas di Melbourne, Australia harus dikosongkan karena ada bau ‘aneh’ untuk sebagian besar orang.

Dikatakan bau durian yang membusuk sangat kuat sehingga banyak siswa dan pengajar mengira itu adalah bau kebocoran gas.

(Foto: The Coverage)

Menurut laporan The Sydney Morning Herald, petugas pemadam kebakaran dan penyelamat telah menerima aduan tentang bau tersebut dan segera mengerahkan anggotanya ke Perpustakaan RMIT untuk pemeriksaan.

(Foto : RMIT)

Selain itu, bangunan ini juga dilaporkan sebagai tempat penyimpanan beberapa bahan kimia berbahaya, sehingga menyebabkan semua siswa dan pengajar yang berda di dalam gedung itu dipindahkan.

(Foto: Najia)

Sekitar 500 orang dibawa ke luar oleh pasukan pemadam kebakaran sebagai langkah pengamanan sementara investigasi dilakukan.

(Foto : New Electronics)

Namun, setelah diperiksa, ditemukan bahwa bau ‘kebocoran gas’ yang disangkakan banyak orang itu sebenarnya adalah bau durian yang busuk. Durian tersebut dikatakan telah ditinggalkan di lemari di dalam bangunan tersebut.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan oleh Pasukan Pemadam Metropolitan, baunya telah menyebar ke seluruh gedung melalui sistem ventilasi.

(Foto: Giant Freakin Robot)

Setelah penyelidikan dan pemeriksaan selesai , bangunan dibuka kembali sekitar pukul 6 sore sementara tugas menghapus dan membuang limbah durian telah diambil alih oleh Badan Perlindungan Lingkungan sekitar.(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular