Erbaru.net. Setelah hampir 30 tahun dinyatakan punah, tikus kanguru ‘San Quintin’ dilaporkan telah ditemukan di cagar alam di Valle Tranquilo dan Monte, Meksiko. Untuk pengetahuan Anda, hewan itu tidak ditemukan lagig sejak tahun 1986 dan terancam punah akibat modernisasi dalam pertanian.

(Foto: Bill Longland)

Tikus kanguru telah terdaftar sebagai spesies terancam dan kemungkinan akan punah oleh pihak Pemerintah Meksiko pada tahun 1994. Meskipun ada pencarian dan pemantauan aktif selama bertahun-tahun, namun tanda-tanda hewan itu tidak ditemukan sampai pada musim panas lalu, ketika Scott Tremor dan teman penelitinya, Sula Vanderplank, berada di lapangan untuk melakukan pemantauan rutin terhadap komunitas mamalia kecil di San Quintin.

(Foto: San Diego Natural History Museum)

Mereka bahkan tidak mempercayai kedua mata mereka ketika mereka melihat tikus kanguru melompat pada perangkap penelitian mereka.

(Foto: pinterest)

“Penemuan ini merupakan contoh yang sempurna terhadap kepentingan menjaga habitat alaminya, dan kami memiliki kesempatan untuk mengembangkan rencana konservasi menyusul dengan penemuan kami”, kata Tremor, selaku ahli mamalia di Museum Sejarah Alam San Diego.

“Kemampuan untuk melakukan penelitian dan upaya konservasi ini sangat menarik. Ini adalah komitmen untuk melindungi keunikan dari Semenanjung Baja California “.

Tikus kanguru tersebut dilaporkan panjang 5 inci dengan ekor kemabangg. Ia mendapatkan namanya melalui kaki yang sangat kuat dan besar, dan itu memungkinkan tikus kanguru ini melompat seperti seekor kanguru. Dia pernah hidup di ribuan populasi di lembah pesisir sempit sepanjang 100 mil di sepanjang Pantai Pasifik Utara Baja California.

Tetapi jumlah mereka mulai menurun setelah pengenalan pertanian intensif pada tahun 1970-an, yang mengakibatkan penipisan pangan mereka dan habitat mereka dihilangkan.(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular