Erabaru.net. Sebuah film animasi pendek yang disebut “Lou” menceritakan tentang ‘membuli’ dari perspektif tidak hanya menunjukkan akarnya, tetapi juga konsekuensinya.

Cerita pendek ini diilustrasikan melalui kisah jelmaan “raksasa” dari benda-benda yang hilang yang telah mengamati pelecehan yang dilakukan seorang anak terhadap teman-teman sekelasnya.

(Foto: BLesInspirador)

Karena merasa geram melihat situasi yang menyakitkan, raksasa itu memutuskan memberi ‘pelajaran’ anak itu untuk meninggalkan perilaku penindasan yang dilakukannya pada anak-anak lain.

Kisah ini memiliki efek yang luar biasa. Dan di samping itu, meskipun ia tidak membicarakannya dengan jelas, itu memungkinkan pemirsa untuk merefleksikan metode pendidikan yang biasa digunakan oleh orangtua yang seperti salah.

Ketika anak-anak diajari untuk membagikan mainan mereka ketika mereka menggunakannya, secara tidak langsung menyatakan bahwa anak-anak ini juga boleh mengganggu waktu bermain teman-teman mereka ketika mereka ingin melakukannya.

Kredit: BLesInspirador

Anak-anak ini harus diajarkan tentang sikap “murah hati”, tetapi sebaliknya, apa yang mereka pelajari adalah bahwa kita tidak harus menghargai ruang dan mainan yang sedang dinikmati oleh anak-anak lain. Sebaliknya, apa yang harus diajarkan anak-anak ini adalah cara untuk menikmati barang-barang mereka bersama dan untuk menghormati milik orang lain.

Semoga Anda semua mendapatkan maksud tersirat di balik animasi pendek yang lucu ini. Pikirkan cara terbaik membesarkan anak-anak kita karena itu akan mencerminkan kepribadian kita sebagai orangtua juga. (rpg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular