Erabaru.net. Sesuatu yang paling menghangatkan sanubari adalah kasih sayang. Kasih sayang keluarga adalah salah satu dari banyak sensasional yang tidak dapat dipisahkan.

Mungkin kita telah banyak menyaksikan kisah tentang kasih sayang yang mengharukan, dan membuat kita terharu sampai menitikkan air mata.

Video berikut ini adalah salah satu contohnya.

Suatu hari, guru kelas memberi tugas kepada murid-muridnya memaparkan cita-cita mereka dalam bentuk superhero.

Anak-anak pun mulai menggambar imajinasinya di atas kertas lukis..

Guru kelas memberi nilai pada gambar muridnya masing-masing setelah kelas selesai.

Imajinasi anak-anak beragam dan aneh-aneh, misalnya ada yang ingin menjadi manusia magnet, mesin waktu, robot yang dapat menulis karangan dan sebagainya.

Tapi ada seorang bocah yang sangat jauh berbeda. Dia ingin menjadi “tukang sampah”.

Gurunya tercengang oleh cita-citanya yang unik.

Sambil memegang gambar si bocah, sang guru ingin bertanya kepadanya mengapa dia berpikir seperti ini.

Tapi, bocah itu tidak ada di kelas, teman sekelasnya mengatakan bahwa dia ada tugas di tempat lain.

Ternyata ibu bocah laki-laki itu adalah seorang tukang sapu.

Dia tidak ingin ibunya terlalu keras bekerja, dia ingin membantu ibunya menyapu.

Sang ibu menyuruhnya pulang untuk mengerjakan PR, jangan menunda waktu belajar.

Tapi bocah itu mengatakan bahwa dia bisa menyapu lebih cepat, dengan begitu dia dan ibunya bisa pulang lebih awal…

Tahun lalu, ibu si bocah ditabrak mobil ketika sedang menyapu, menyebabkan kakinya patah dan berjalan pincang.

Bocah itu berharap dia bisa melindungi ibunya.

Karena itulah mengapa dia ingin menjadi “tukang sapu “. “Tukang sapu” yang digambarkannya ini memiliki helm super, baju atau rompi petugas sampah super, dan mesin penyedot sampah berkekuatan nano.

Bocah itu menulis bahwa ia ingin menjadi Garbage Man//tukang sampah, sang superhero, agar bisa melindungi ibunya dari marabahaya, dan membawanya pulang ke rumah dengan selamat.

Melihat kepolosan anaknya dan punya pemikiran yang dewasa, sang ibu pun tersenyum lembut..

Sang guru pun tersentuh dengan cita-cita si bocah.

Di akhir film, ibu guru menitikkan airmata, tapi kemudian terseyum, menatap gambar Pornchai Sukyod sekali lagi, dan memberinya nilai tertinggi, 10/10.

Film ini diadopsi dari sebuah kisah nyata, menceritakan tentang mimpi seorang bocah yang ingin menjadi seorang superhero.

Ketika anak-anak lain sedang asyik bermain dan bersenang-senang, dia justru memikirkan ibunya yang bekerja keras di bawah terik mentari, dia berharap bisa membuat hidup ibunya lebih nyaman.

Diyakini, seorang ibu yang memiliki anak seperti ini, dia pasti akan merasa bahagia meski dia harus banting tulang dengan susah payah.

Jika setiap iklan begitu menghangatkan sanubari, aku pasti akan dengan setia berada di depan TV setiap hari.

Sudahkah kita seperti Pornchai, bocah dalam video yang berpikiran dewasa dan selalu siap membantu dan menjaga orangtua kita, kapan pun mereka butuhkan, layaknya seorang superhero?

Tidak perlu sampai harus membelikan asuransi jiwa, tapi cukup kita mengunjungi orangtua kita dan memberi tahu kepada mereka, betapa kita sangat menyayangi mereka, dan minta maaf karena telah menjadi anak yang belum banyak bersyukur sepanjang hidup kita. (jhn/elg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular