Erabaru.net. Gajah adalah salah satu hewan liar yang paling banyak diburu. Gadingnya dikatakan sangat berharga sehingga banyak manusia yang kejam dan tamak yang tega memburu gajah semata-mata untuk menjualnya. Demi uang, manusia tega menyiksa hewan seperti gajah sehingga menyebabkan anak gajah kehilangan induknya ketika mereka masih muda.

Tidak mudah bagi mereka untuk terus hidup tanpa keluarga di sampingnya. Mereka terlalu kecil untuk hidup mandiri, mencari makanan atau melindungi diri dari mara bahaya. Anak gajah membutuhkan gajah dewasa sehingga mereka aman tetapi itu tidak terjadi ketika banyak gajah dewasa dibunuh.

Seperti gajah bernama Ayeya May, ia kini tinggal di kamp gajah Winkabat di Myanmar dan dikatakan mengalami tekanan karena kehilangan keluarganya. Di sana, dia dijaga dengan baik dan dilindungi. Para pekerja melakukan segalanya untuk membuat mereka merasa aman dan disayangi.

Lek Chailert, pendiri ‘Save Elephant’ Foundation dan Elephant Natural Park di Thailand, juga bersedia datang untuk mengunjungi Ayeya May dan saat yang manis itu direkam. Lek Chailert memberi susu pada anak gajah itu dan dia mulai menidurkan anak gajah itu hingga tertidur.

Ayeya May terlihat terasa begitu tenang dan aman. Mungkin jauh di dalam hatinya dia bersyukur dan bahagia karena masih ada manusia yang sangat baik dan berempati padanya. (rpg/elg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular