Erabaru.net. Yang paling disesalkan dalam kehidupan adalah “Melepaskan apa yang seharusnya dipertahankan dan mempertahankan apa yang seharusnya tidak perlu dipertahankan!” Kita selalu berpikir bahwa kita akan menjadi lebih baik, selalu berpikir bahwa orang lain tahu apa yang kita sembunyikan di dalam hati. Sampai suatu hari, akhirnya kita hanya memendam kata-kata itu di dalam hati hingga akhir hayat!

Baru-baru ini, sepenggal cerita pendek yang menghangatkan sanubari tersebar luas di dunia maya. Cerita yang menggambarkan tentang seorang mahasiswi yang dilecehkan oleh seorang pria tak dikenal di dalam bis. Sementara itu, seorang pria teman sekampusnya segera bertindak sigap berpura-pura menjadi pacarnya ketika melihatnya dilecehkan, sehingga pria tak bermoral itu pun urung melanjutkan aksi asusilanya.

Sejak saat itu, si mahasiswi merasa terkesan terhadap mahasiswa yang melindunginya itu. Namun, dia yang merasa malu bertindak aktif karena sebagai kaum hawa, selalu bergumam “lain kali” saja sebagai alasan, nanti baru ditanyakan kalau sudah bertemu, atau nanti baru kenalan sama dia dan beragam alasan lain kali.

Bahkan ketika mahasiswi itu kembali bertemu lagi dengan mahasiswa tesebut di bus, dia hanya berani sesekali meliriknya. Sampai suatu ketika, dia akhirnya memberanikan diri bertanya kepada mahasiswa tersebut: “Kamu masih ingat saya?” Mahasiswa itu menyahutnya beberapa patah kata, kemudian ketika mahasiswi itu ingin mengatakan sesuatu, tapi tertahan di bibir, lalu berkata seakan bergumam, “lain kali saja … ” gumanya lirih.

Namun, sejak saat itu, mahasiswi tersebut tidak pernah melihat mahasiswa itu lagi …

Kita selalu berpikir bahwa ada banyak lain kali, “nanti saja deh, lain kali harus berani diungkapkan”. Namun, segala sesuatu itu belum tentu ada lain kali-nya.

Dalam perjalanan hidup kita terkadang hanya sekadar lewat dengan beberapa orang, namun, tak sempat bertemu dengannya ; andai pun bertemu, tetapi sudah terlambat untuk saling mengenal ; saat saling mengenal pun, tapi tak sempat menjadi lebih akrab, bahkan justru harus mengucapkan selamat tinggal.

Setiap hari, kita akan bertemu orang-orang dari berbagai tipe dan karakter. Ada yang kemungkinan hanyalah sosok orang yang sekadar lewat.

Mungkin Anda tidak memperhatikan keberadaannya. Ada juga yang bisa jadi adalah sosok orang yang merupakan cinta sejati Anda. Mungkin sekilas senyumnya akan terukir dalam di lubuk hati Anda.

Asal tahu saja, seumur hidup manusia itu sangat singkat. Ingatlah untuk memanjakan diri sendiri atau dengan kata lain berikan yang terbaik untuk diri kita. Karena seumur hidup itu tidaklah lama, bersikap lebih baik pada orang-orang terdekat/orang yang dikasihi, karena kalian tidak akan pernah bertemu lagi setelah berpulang kepada-Nya.

Orang yang mengucapkan selamat tinggal atau sampai bertemu lagi, belum tentu benar-benar akan bertemu lagi setelah berpisah !(jhn/yant)

 

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular