Erbaru.net. Li Dan adalah seorang pramugari. Dengan tubuh yang kelelahan dia berjalan keluar dari bandara. Dia yang bermaksud istirahat sebentar di mess tiba-tiba diusik oleh dering ponselnya, ternyata dari seorang temannya yang memintanya untuk segera menemuinya.

Meski lelah, Li Dan pun naik bis untuk menemui temannya. Penampilannya yang sexy, anggun dan tinggi semampai seketika menarik perhatian para penumpang laki-laki di dalam bis.

Sambi membawa koper rodanya, Li Dan berdiri di lorong tengah bus, melihat bus yang sudah penuh sesak, dia berharap seseorang akan memberinya tempat duduk.

Beberapa jam penerbangan di udara membuatnya tak bisa beristirahat sejenak, dia pikir bisa beristirahat sebentar di bus, tapi tak tahunya tidak ada tempat duduk yang kosong.

Semerbak aroma harum dari tubuhnya menarik perhatian dari para lawan jenis di dalam bis, seorang pria yang awalnya berdiri di dekat pintu keluar tiba-tiba saja mendesak paksa ke sebelahnya. Melihat itu, Li Dan segera menarik kopernya dan diletakkan di antara dirinya dan pria itu, seakan menegaskan bahwa itu adalah batas areanya, jangan coba-coba mendesak masuk.

Namun, serangkaian tindakan Li Dan tampaknya tidak berpengaruh sedikitpun pada pria itu. Pria itu melintasi koper Li Dan, dan berdiri di sisinya, Li Dan pun tidak punya pilihan selain mendekap tasnya di depan dadanya.

Li Dan yang berpenampilan tinggi sexy sudah beberapa kali dilecehkan oleh lawan jenis. Li Dan sudah berencana menghubungi polisi jika pria tak dikenalnya itu berani melakukan tindakan diluar batas.

Ternyata memang benar dugaan Li Dan, karena tak lama kemudian, pria asing yang berdiri di sampingnya itu mulai melakukan aksinya, sesekali menendang koper Li Dan, dan dengan sengaja menyentuh tas yang didekap di depan dadanya.

Meskipun Li Dan marah, tetapi dia berusaha menahan diri, karena merasa pria itu tidak melakukan kontak fisik padanya.

Li Dan hanya menatap tajam pada pria itu, namun, pria itu diam saja, dia hanya menundukkan kepala atau menoleh ke tempat lain saat Li Dan memelototinya. Beberapa saat kemudian, pria itu tetap saja sengaja melakukan sesuatu yang bersifa melecehkannya di dalam bus.

Li Dan diam-diam mengambil ponselnya dan melaporkannya ke polisi melalui pesan singkat. Dan beberapa menit kemudian, Li Dan mendengar suara sirene di belakang bus dan dia pun merasa lega.

Setelah mobil polisi memaksa bus yang ditumpang Li Dan itu berhenti, polisi mencari Li Dan. Polisi mulai menginterogasi pria yang dilaporkan Li Dan setelah dia menjelaskan situasinya kepada polisi tentang hal yang dialaminya.

Beberapa menit setelah interogasi, polisi tiba-tiba menangkap seorang pria di sebelah Li Dan, tapi melihat polisi salah tangkap, Li Dan pun berteriak, “Bukan dia pak,tapi orang itu !”kata Li Dan sambil menunjuk ke arah seorang pria.

Setelah menahan pria itu, polisi menemukan sebilah pisau dari badannya dan sontak saja Li Dan pun berteriak terkejut melihat pisau tajam itu.

Sementara itu, pria yang sengaja bertindak seperti melecehkan Li Dan itu berkata: “Jangan takut! Sebelum kamu naik bis, saya perhatikan orang itu terus mengikutimu. Pandangan mata dan gerak-gerik orang itu sangat mencurigakan. Karena khawatir terjadi apa-apa sama kamu,jadi saya sengaja berjalan ke sisimu, dan sengaja membuatmu marah supaya kamu segera menghubungi polisi terdekat. “

Li Dan tidak percaya pada penjelasan pria itu, karena menurutnya pria itu hanya ingin menghindari tanggung jawab.

Polisi membawa turun mereka bertiga, kemudian seorang polisi memberi tahu Li Dan bahwa pria yang sengaja melecehkannya itu adalah seorang mantan personel polisi yang terluka saat menjalankan tugas, dan karena anggota badannya masih lemah, sehingga tidak berdaya bertindak keras.

Akhirnya menggunakan cara yang kurang menyenangkan itu untuk membangkitkan amarahmu dan menghubungi polisi terdekat. Sementara itu, pria yang mereka tangkap itu adalah seorang buronan yang sedang dicari polisi.

Untungnya, pria itu bertindak cerdik dalam kondisi seperti itu, sehingga bisa menghindari sesuatu yang tak diharapkan dan berhasil menangkap penjahat kambuhan itu.

Mendengar penjelasan polisi itu, Li Dan baru sadar dan sempat tercengang sejenak, karena ia tak menyangka, ternyata pria atau mantan anggota polisi itu telah menyelamatkan nyawanya.

Ketika dia akan mengucapkan terima kasih kepada pria itu, namun, pria itu telah raib entah kemana. Li Dan merasa bersalah karena telah berprasangka buruk pada pria yang justru telah menyelamatkannya dari incaran buronan yang sedang dicari aparat kepolisian. Dia hanya mendo’akan semoga pria baik hati itu cepat pulih kembali dan selalu dalam lindungan-Nya!(jhn/yant)

 

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular