EpochTimesId – Seorang pejabat Afghanistan mengatakan Amerika Serikat melancarkan serangan pesawat tanpa awak atau Drone di di perbatasan Afghanistan dan Pakistan. Serangan itu menewaskan seorang pemimpin Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP).

Mullah Fazlullah Khorasani adalah seorang militan terkenal di Pakistan. Dia adalah salah satu komandan senior yang memimpin angkatan bersenjata Taliban di Pakistan. Dia terpilih sebagai pemimpin TTP pada tahun 2013.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Mohammad Radmanish mengatakan kepada NBC News bahwa Fazrullah tewas oleh serangan udara drone AS di Marawera, sebuah tempat yang terletak di perbatasan Kunar. Dia mengungkapkan bahwa serangan udara terjadi sekitar pukul 9 pagi, Kamis (14/6/2018).

Sebelumnya, Kolonel Martin O’Donnell, seorang juru bicara pasukan AS di Afghanistan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa militer AS melakukan serangan udara di Kunar pada hari Kamis. “Ini adalah serangan yang diarahkan kepada pemimpin senior organisasi teroris,” ujarnya.

Mohammad Radmanish dalam wawancara dengan Associated Press mengatakan bahwa drone militer AS bergegas terbang menuju kendaraan yang membawa Fazrullah. Ia bersama lima orang militan lainnya tewas dalam serangan itu.

Bulan Maret tahun ini, Amerika Serikat menyediakan uang sebesar 5 juta dolar AS sebagai hadiah untuk menangkap Fazrullah.

Setelah Fazrullah mengambil alih organisasi TTP pada tahun 2013, Dia mengabaikan kesepakatan damai yang telah dicapai melalui pembicaraan dengan pemerintah Pakistan. Taliban sering melancarkan serangan berdarah, termasuk melakukan pembantaian di sebuah sekolah pada tahun 2014, sehingga menewaskan 132 murid.

Sebelum menjadi pemimpin TPP, Fazrullah juga terlibat dalam penembakan terhadap mahasiswi bernama Malala Yousafzai pada tahun 2012. Pada bulan Mei 2014, sebuah kelompok bersenjata di bawah TTP pernah menculik seorang turis asl Tiongkok bernama Hong Xudong. Pada bulan Agustus tahun yang sama, Hong Xudong berhasil diselamatkan.

Sebelum Departemen Pertahanan Afghanistan mengungkapkan bahwa Fazrullah telah terbunuh, beberapa anggota Taliban Pakistan mengatakan kepada NBC News bahwa mereka tidak dapat menghubungi Fazrullah dan para pemimpin senior lainnya. Khususnya sejak tersiar kabar ada serangan udara oleh drone militer AS. Mereka mengatakan, keempat orang pemimpin lainnya mungkin juga terbunuh bersama Fazrullah.

TTP mungkin juga memiliki hubungan erat dengan ISIS. Pada bulan Mei 2017, tiga warga Tiongkok diculik di Balochistan, Pakistan. Dua orang di antaranya tewas. Meskipun IS mengklaim bertanggung jawab atas penculikan itu, kegiatannya di Pakistan terutama tergantung pada Laskar-e-Jhangvi.

Laskar tersebut selalu dianggap sebagai cabang TTP yang paling penting. Dalam beberapa tahun terakhir mereka telah menyatakan kesetiaannya kepada ISIS.

Pakistan dianggap sebagai lokasi kunci untuk mencari para pemimpin Taliban Afghanistan. Amerika Serikat meyakini bahwa para pemimpin teroris ini telah diberikan suaka oleh Pakistan. (Xia Yu/ET/Sinatra/waa)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular