Erabaru.net. Kaum wanita yang telah memasuki usia kepala empat , harus punya teman akrab, tidak perlu banyak, cukup satu atau dua, yakni sesosok teman yang bisa membuat Anda bicara apa adanya tanpa perlu ada yang disembunyikan.

Wanita usia 40 harus memiliki sahabat kental dari sosok pria yang memahami dirinya, sehingga Anda punya tempat untuk menumpahkan sesuatu yang tidak bisa dibicarakan dengan suami Anda, jadi ada sandaran saat Anda benar-benar terluka (hati), dan membantu menyeka air mata Anda.

Wanita usia 40 harus memiliki simpanan (uang) pribadi, tidak perlu banyak, cukup 25 – 50 juta rupiah. Anda harus tahu bahwa orangtua Anda sudah tua, dan dipastikan membutuhkan uang kapan saja, jangan sampai terdesak, lantas meminta sama suami.

Wanita usia 40, jangan selalu membelikan segala sesuatu untuk suami atau anak-anak saat belanja, ingatlah belikan juga segala sesuatu untuk diri sendiri.

Wanita usia 40, anak Anda sedang dalam masa akil baligh,, sementara suami Anda memasuki masa menopause (pria), jadi Anda harus bisa bersabar dengan perubahan sikap mereka yang mungkin tidak menyenangkan Anda.

Wanita usia 40, jangan lagi sembarangan membeli busana. Anda bukan lagi gadis remaja usia 18 atau 20-an, pilihlah busana yang sesuai dengan usia Anda, tidak peduli betapa indahnya pakaian itu, tapi kalau tidak sesuai dengan usia Anda, sebaiknya jangan dipakai.

Wanita usia 40, jangan lupa merawat atau menjaga penampilan diri. Beri standar pada berat badan Anda, dan jangan lupa diet – menurunkan berat badan jika melampaui garis standar.Asal tahu saja, menurunkan berat badan, bukan hanya supaya terlihat seimbang dan sedap dipandang, namun, obesitas dapat menyebabkan sejumlah penyakit.

Selain itu, jangan lupa lakukan medikal chek-up setiap tahun, dan ingat, periksakan diri ke dokter jika bermasalah dengan kesehatan. singkirkan segala ketidaknyamanan fisik Anda.

Wanita usia 40, di mana saat suami anda meraih sukses dan hidup serba berkecukupan, memiliki rumah dan mobil, kemungkinan akan ada pihak ketiga yang akan bergelanjut dalam pelukannya, bila itu terjadi, abaikan.

Dandani diri Anda semenarik mungkin, pegang erat benang layang-layang Anda (suami), jangan dengan mudahnya bilang cerai, ikatan tali perkawinan yang telah dibina selama bertahun-tahun, dan anak-anak yang dibesarkan bersama, serta puluhan tahun hidup seatap bersama suami, jadi mengapa harus menyerakannnya kepada orang lain?

Wanita usia 40, tidak perlu selalu curiga dan mengecek ponsel suami Anda, perselingkuhan itu selalu ada dimana-mana, yang penting hatinya masih di rumah. Pertengkaran hanya akan saling melukai perasaan, pada akhirnya, hanya akan menyisakan luka hati pada diri Anda sendiri di rumah.

Satunya berhasil Anda singkirkan, wanita idaman lain pun akan masuk ke dalam hidupnya. Anda tidak memiliki energi ekstra untuk itu. Daripada waktumu hanya dihabiskan untuk hal itu, lebih baik gunakan uang suami untuk kebugaran, dan kecantikan.

Wanita usia 40, berbahagialah ada pria yang menyukaimu, itu artinya pesonamu tetap ada. Jangan banyak tingkah, dan berpikir negatif apakah dia hanya memanfaatkanmu atau justru sebaliknya Andalah yang memanfaatkannya.

Wanita usia 40, ingaltlah untuk selalu membaca buku, baik lokal atau luar, dan Anda akan temukan sesuatu yang tidak dimengerti semasa remaja itu tiba-tiba membuat perasaan Anda terbuka. Anda juga bisa membaca majalah mode, rekreasi dan hiburan, menambah pengetahuan dan meningkatkan minat adapun maksud dan tujuan banyak membaca ini, agar Anda tidak dilihat sebagai sosok orang yang minim wawasan.

Wanita usia 40, berselancarlah di dunia maya saat sedang santai, luasnya jaringan di internet dapat menambah wawasan, budaya makanan, obrolan, bisa mengatasi rasa bosan, menghabiskan waktu sekaligus menambah wawasan, sehingga tidak akan dicibir ketinggalan zaman oleh anak-anak, jadi mengapa tidak.

Wanita usia 40, di mana pada banyak kesempatan dan saat mendengar pria mengatakan sesuatu disertai dengan seloroh yang kurang pantas, dihimbau sebaiknya jangan berprilaku seperti ABG dengan mengumpatnya sebagai sosok pria brengsek. Kalau mau, Anda bisa mendengarnya sambil melempar senyum sesekali, atau sebaliknya pura-pura mendengar sambil tersenyum. Atau kalau memang benar-benar tidak tahan mendengarnya, Anda bisa pura-pura ke toilet dengan ekspresi seakan-akan sedang sakit perut.

Wanita usia 40, jangan berdandan terlalu mencolok, jangan bersikap seakan ingin menggoda perhatian lawan, jangan terlalu keras bicara di tempat keramaian, jangan terlalu menggembar-gemborkan sesuatu, semua itu tidak cocok dengan usia Anda. Harus bersikap dewasa, matang, murah hati, berkarakter.

Wanita usia 40, jangan lagi membanding-bandingkan sesuatu sengan orang lain. Punya rumah mewah atau tidak, punya mobil mahal atau tidak, ketahuilah, yang namanya status itu tidak perlu dibanding-bandingkan, sikap Anda, cara berpakaian Anda, ekspresi wajah Anda, sepasang tangan Anda, akan lebih dulu menunjukkan seperti apa sosok diri Anda itu.

Kalau mau membandingkan, bandingkanlah anakmu, apakah hidupnya itu jauh lebih baik daripada anak lainnya 5 tahun dan 10 tahun kemudian.

Dan jangan lupa, wanita usia 40 harus sering-sering pulang menjenguk kedua orangtua, ayah-ibumu sudah tua, waktunya tidak banyak lagi, sering-seringlah temani mereka, jangan sampai meninggalkan penyesalan nantinya !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular