Erabaru.net. Hasil quick count atau hitungan cepat dari sejumlah lembaga survei menunjukkan jagoan yang diusung oleh koalisi Gerindra-PKS tumbang di pemilihan gubernur yang berlangsung, Rabu 27 Juni 2018 di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tak hanya berdasarkan hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei, bahkan hitung cepat dari KPU RI yang bisa dilihat di situs resminya infopemilu.kpu.go.id menunjukkan hasil serupa keoknya calon yang diusung kedua partai ini.

Sebagaimana diketahui ketiga provinsi ini memiliki DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang terbesar dari seluruh provinsi di Indonesia. Provinsi Jawa Barat memiliki DPT 31,7 juta jiwa, sedangkan DPT Jawa Tengah 27 juta jiwa dan DPT Jawa Timur mencapai 30 juta jiwa.

Untuk Pilgub Jawa Barat, data yang dihimpun menunjukkan pasangan nomor urut 1, yaitu Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) yang diusung koalisi PPP, PKB, Partai NasDem dan Partai Hanura berada di posisi puncak pada hitungan cepat lembaga survei dan KPU RI.

Hasil quick count Litbang Kompas menunjukkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum meraih 32,69 persen. Sama halnya dengan hitungan cepat SMRC peroleh suara kedua paslon ini mencapai 32,26 persen.

Adapun pasangan calon yang diusung oleh Koalisi PKS-Gerindra dengan nomor urut dua Sudrajat-Ahmad Syaikhu hanya memperoleh suara versi SMRC 29,58 persen. Sedangkan Litbang Kompas mendapat 29,5 persen.

Hasil hitungan cepat di Pilkada Jawa Tengah menunjukkan pasangan calon yang diusung oleh Koalisi PKS-Gerindra yakni Sudirman Said-Ida Fauziyah berdasarkan hasil hitungan cepat mengalami nasib serupa. Versi LSI menghasilkan Sudirman-Ida dengan 41,83 persen dan 43,26 persen versi Indobarometer.

Calon yang diusung oleh koalisi PKS-Gerindra ini tumbang dengan calon yang diusung oleh Koalisi PDI-P. Suara yang diraup oleh Ganjar-Yasin versi LSI 58,16 persen dan 56,74 versi Indobarometer.

Sama halnya di Pilkada Jawa Timur. Koalisi partai yang mengusung paslon yang diusung termasuk PKS dan Gerindra yakni Syaifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarnoputri hanya meraih suara  45,71 persen versi LSI dan Charta Politika hanya mendapatkan 45,25 persen suara.

Kedua paslon tersebut kalah dengan rivalnya yang diusung koalisi Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, NasDem, dan Hanura yakni Khofifah Indar P-Emil Dardak 53,43 persen versi Litbang Kompas. (asr)

Share

Video Popular