Erabaru.net. Seperti kata ungkapan, “Sebagai sesama manusia, jangan pernah memandang rendah siapa pun!” Jika hidupnya sekarang terpuruk, tidak berarti akan suram di masa mendatang, sebaliknya Anda sekarang bisa hidup nyaman, belum tentu akan selalu nyaman selamanya. Dunia itu akan terus berputar dan selalu berubah, tidak ada siapa pun yang bisa memprediksi pasang-surut dalam perjalanan hidup seseorang.

Seperti misalnya pasangan suami istri yang tinggal di desa ini, selalu memandang hina tetangganya seorangg pria yang bisu. Suatu hari, ketika sang suami jalan-jalan santai bersama istrinya yang sedang hamil tua, kebetulan mereka melihat tetangganya pria bisu itu tampak sedang memilah sampah untuk daur ulang. Pasutri ini meliriknya dengan tatapan jijik, namun, pria bisu itu membalasnya dengan senyum ramah sambil memandang kepergian mereka.

Sorenya, ketika pasutri itu pulang ke rumah, mereka melihat sampah daur ulang pria bisu menghalangi jalan mereka, pria dari pasangan itu pun menendang tumpukan kardus sambil menghardiknya, memintanya untuk tidak mengambil sampah-sampah itu lagi, kemudian berjalan pergi bersama istrinya sambil mengumpat dengan pandangan sinis.

Ketika si istri mengantar suaminya berangkat kerja, dia melihat pria bisu itu tersenyum sendiri, dan entah mengapa hal itu membuatnya marah dan mengumpatnya.

Tidak hanya demikian, saat pria bisu itu jatuh dari sepeda roda tiganya saat mereka berpapasan, suami istri itu juga tidak peduli, mereka terus berjalan tanpa ada niat untuk membantunya berdiri.

Tak disangka, suatu hari, cairan ketuban istri tetangganya yang sedang hamil itu tiba-tiba pecah, sementara sang suami tidak berada di rumah karena masih kerja.

Wanita itu terduduk di atas tanah di depan rumahnya sambil meringis menahan sakit, kebetulan saat itu terlihat oleh pria bisu yang selalu mereka hina itu.

Melihat kondisinya yang memperihatinkan, pria bisu itu pun tanpa banyak pikir lagi segera menyiapkan sepeda roda tiganya. Kemudian, dengan hati-hati mengangkat wanita hamil itu ke atas sepeda roda tiganya, dan mengantarnya ke rumah sakit terdekat.

Untungnya, wanita itu melahirkan bayinya dengan selamat. Pasutri itu tampak bahagia menggendong buah hati mereka yang baru lahir dan mengucapkan terima kasih kepada pria bisu itu. Selain itu, mereka juga meminta maaf atas sikap mereka sebelumnya sambil menundukkan kepala dan berterima kasih kepada pria bisu karena tidak menaruh dendam, justru telah menyelamatkan istri dan anaknya. Pria bisu yang baik hati itu hanya tersenyum polos mendengar penyesalan mereka.

Oleh karena itu, jangan pernah memandang hina dan rendah pada siapa pun, karena suatu saat nanti Anda akan membutuhkan bantuan dari orang lain! Lagipula perbuatan baik dan tulus kita, pada akhirnya akan berbalik kepada kita sebagai berkah balasan, baik berupa rezeki atau keselamatan hidup, terhindar dari bencana.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular