oleh Liu Yi

Erabaru.net. Laporan keuangan perusahaan industri Tiongkok yang masuk skup atas selama 5 bulan tahun ini telah diterbitkan pada beberapa hari lalu dengan laba yang dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 16.5 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, jumlah uangnya justru berkurang sebanyak RMB. 174.93 miliar.

Jumlah total laba perusahaan industri di atas ukuran dalam 5 bulan pertama tahun ini yang diumumkan oleh Biro Statistik Nasional Partai Komunis Tiongkok adalah RMB. 2.729,83 miliar.

Berkurang sebanyak RMB. 174.93 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (RMB.2.904.76 miliar). Jadi perusahaan industri tersebut sebenarnya mengalami penurunan laba sebesar 6.02 %.

Setelah upaya penipuan tercium, PKT segera memberikan penjelasan, mengklaim bahwa data itu dibuat setelah mengikuti mekanisme ‘penyesuaian dinamis’ sehingga jumlah perusahaan industri di atas ukuran yang ditunjuk telah berkurang sebanyak 6.261 buah dari tahun lalu, itu yang menyebabkan adanya peningkatan profit.

Warganet Tiongkok berkomentar : “Penjelasan panjang lebar sama sekali tidak menyinggung soal dari mana angka 16.5 % itu muncul ? Biasalah! Data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional Partai Komunis Tiongkok tidak ada yang benar!”

Warganet bernama Feilong1446 mengkonfirmasi PKT melakukan penipuan dengan menggunakan data dari kota asalnya. Ia mengatakan : Bulan Juni 2016 sampai saat ini, harga rumah di kota Qingdao naik lebih dari 100%, harga tanah per meter di lima kabupaten dalam kota tersebut naik lebih dari RMB. 20.000, tetapi data departemen terkait yang dirilis sejak bulan Juni 2016 sampai sekarang masih diakui hanya naik 2 %.

PKT dituduh melakukan penipuan lewat angka bukan hal baru, terutama saat kutak-katik angka ekonomi PDB (Produk Domestik Bruto) yang setiap tahun jumlah PDB provinsi lebih tinggi dari PDB nasional yang dilaporkan oleh pihak berwenang.

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, dalam rangka untuk menurunkan tingkat kenaikan harga real estate, PKT juga memasukkan harga tanah pinggiran kota yang umumnya jauh lebih murah untuk dimasukkan sebagai hitungan.

Apakah untuk memberikan kesan kepada masyarakat bahwa kenaikan harga tanah tidak besar, masih terkontrol ? (Sin/asr)

Share

Video Popular