Erabaru.net. Ketika cuaca panas, atau saat berkeringat sehabis berolahraga, pikiran bawah sadar banyak orang akan segera ke lemari es mengambil minuman dingin dan langsung menenggaknya, agar segera dapat menghilangkan semua ketidaknyamanan akibat cuaca yang panas.

Meskipun terasa segar dan nikmat begitu air dingin itu mengalir ke tenggorokan, tapi ini sangat berbahaya, karena jika tidak hati-hati, akan memicu kemungkinan yang fatal ! Seperti misalnya, kasus yang dialami seorang pria di Taichung, Taiwan ini. Pertengahan tahun lalu, seorang pria bermarga Lin hampir kehilangan nyawanya setelah menenggak dua gelas air es!

glass of water on a table in a restaurant

Pria bermarga Lin (60) ini menderita tekanan darah tinggi. Cuaca panas yang membakar di musim panas tahun lalu, membuatnya mandi keringat saat baru pulang dari luar, dan karena haus yang tak tertahankan, dia pun langsung mengambil segelas air es dari kulkas.

Setelah menenggak segelas penuh, dia merasa belum cukup, lalu minum segelas lagi. Tapi tak disangka, beberapa detik kemudian, dia tiba-tiba merasakan nyeri di dadanya, kepalanya seperti mau pecah, dan sontak saja membuat keluarganya panik.

Karena punya riwayat aorta dissection atau diseksi aorta dalam keluarga, putranya segera meminta keluarganya membawa Lin ke rumah sakit. Sementara itu, Lin sudah dalam keadaan syok saat dilarikan ke rumah sakit. Dokter juga menemukan bahwa pasien memang menderita diseksi aorta dan gejala aneurisma setebal 8 cm, yang harus segera diangkat.

Untungnya, setelah 30 jam operasi, nyawa Lin bisa diselamatkan, dan kemampuan geraknya normal kembali setelah menjalani program rehabilitasi pemulihan. Baru-baru ini, dia menghadiri makan malam syukuran bersama keluarganya. Dia memotong kue merayakan pemulihan, dan mempersembahkan bunga kepada dokter sebagai tanda terima kasih atas bantuannya.

Yu Rongmin, direktur bagian Bedah Jantung di Rumah Sakit Tzu Chi, Taichung, Taiwan menuturkan, bahwa Lin memiliki konstitusi fisik yang mirip “sindrom Marfan”. Jaringan vaskularnya relatif rapuh, dan rentan mengalami diseksi arteri, ditambah lagi dengan kontrol tekanan darah yang buruk. sehingga terjadi kondisi yang serius seperti itu.

Sementara itu, dokter terkait juga menekankan bahwa, meski pun tidak memiliki penyakit bawaan seperti itu, sebaiknya hindari minum air es, apalagi langsung ditenggak sekaligus, akibatnya terjadi disautonomia atau disfungsi otonom, yakni penyakit atau kerusakan sistem saraf otonom (ANS), dan memicu gejala aritmia atau syok.

Karena sistem saraf otonom seperti jungkat-jungkit, saraf simpatik akan menyesuaikan ketika terjadi ketidakseimbangan, tetapi ketika terjadi masalah keseimbangan, akan timbul gejala detak jantung yang tidak teratur.

Disarankan, jika memang ingin minum air dingin untuk menurunkan suhu, sebaiknya tahan dulu air dingin itu sekitar 10 detik di dalam mulut, dan baru minum setelah tidak terlalu dingin.

Setiap cuaca terik, sebagian besar dari kita hampir selalu minum minuman dingin, tetapi sebenarnya, minum minuman dingin seperti ini sangat tidak baik bagi kesehatan, terutama kaum lansia atau mereka yang punya riwayat medis kronis, akan memberatkan beban fisik, jadi dihimbau sebaiknya hati-hati!

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan teman-teman.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds