Erabaru.net. Sebuah pesawat penumpang Tiongkok milik maskapai China Express mengalami kerusakan roda dan pecah ban saat mendarat di Bandara Tonglio, Mongolia Dalam, Rabu (4/07/2018)  akibat kapten pilot secara tidak sengaja mematikan mesin pesawat.

Situs Tiongkok ‘The Paper’ mengutip beberapa warganet pada 6 Juli memberitakan bahwa sebuah pesawat penumpang milik maskapai China Express pada 4 Juli siang hari mengalami kerusakan roda pendaratan dan pecah ban saat pengereman paksa. Pesawat akhirnya stagnan di landasan bandara.

Pada 6 Juli, pihak maskapai membenarkan kejadian kepada media, mengatakan bahwa pesawat mengalami kecelakaan berupa ban pecah saat mendarat di Bandara Tonglio, Mongolia Dalam, penyebabnya sedang diselidiki.

Pilot mendadak mematikan mesin pesawat (Istimewa)

Pada hari yang sama, Laporan Bandara Tonglio menyebutkan bahwa sebuah pesawat dari sebuah maskapai mengalami gangguan mesin saat pendaratan pada 4 Juli pukul 10:42 karena itu landasan terpaksa ditutup untuk pemberangkatan maupun kedatangan pesawat. Namun, pada 5 Juli pukul 08:00 kegiatan bandara sudah normal kembali.

Laporan menyebutkan bahwa tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Sebuah pesawat penumpang Tiongkok milik maskapai China Express mengalami kerusakan roda dan pecah ban saat mendarat di Bandara Tonglio, Mongolia Dalam pada 4 Juli akibat kapten secara tidak sengaja mematikan mesin pesawat CRJ 900. (foto internet)

Sebagaimana dituturkan oleh warganet bernama @Terompet :  “Penerbangan Sipil yang mengutip ucapan pihak terkait pada 6 Juli melalui microblog bahwa kapten pilot pesawat penumpang CRJ900 milik China Express dengan nomor penerbangan G5 2683 bernama Shi Peiyong karena tidak sengaja mematikan kedua mesin pesawat saat pesawat masih pada ketinggian 30 kaki menjelang pendaratan di Bandara Tonglio, menyebabkan pesawat kehilangan daya pendorong dan langsung menyentuh landasan.”

“Roda pesawat rusak dan ban pendaratan pecah seketika saat penghentian paksa laju pesawat. Kejadian menyebabkan landasan tertutup untuk penerbangan lainnya.” (Sin/asr)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular