Erabaru.net. Apakah Anda juga kerap seperti ini, pakaian baru dipakai sehari dan Anda pikir tidak kotor, lalu tidak perlu dicuci ?

Dokter spesialis penyakit infeksi anak Huang Chungning mengingatkan, bahwa jika pakaian tidak dicuci, maka kepala yang terkontaminasi ketombe, virus bakteri, atau bahkan asap rokok, mungkin dapat menyebabkan kanker darah dan limfoma, ditambah dengan faktor cuaca panas dan lembab, menjadikan kuman berkembang dengan subur.

Orang dewasa dan anak-anak yang menderita dermatitis atopik, yakni peradangan kulit yang disertai dengan rasa gatal, dan penderita furunkulosis, yaitu infeksi bakteri pada kulit yang membentuk benjolan bernanah, dihimbau harus hati-hati dengan perangkap kesehatan.

Menururt Huang Chungning, bahwa jika pakaian yang telah dilepas dan hanya digantung tidak segera dicuci, tetap saja akan melepaskan racun, terutama ketika menggendong anak balita, yang akan menyentuh, menjilat, menggeliat ke bahu dan lengan kita dengan wajah atau pipinya.

Pada saat inilah, tar dan PM2.5 yakni konsentrasi partikulat (partikel udara) akan terhirup ke dalam tubuh mungil mereka.

Selain itu, dry clean atau jasa cuci profesional juga bukan solusi, terutama penggunaan tetrakloretilen (PCE) dalam dry cleaning tradisional, tidak hanya karsinogenik (zat penyebab kanker) dalam kategori kelompok 2A, sejumlah besar paparannya juga dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pernapasan.

Dari sudut pandang kesehatan, metode desinfeksi uap fisik, dengan sterilisasi uap 55 derajat, untuk mengurangi bakteri pada pakaian, adalah cara yang jauh lebih sehat dan ramah lingkungan.

Dai Chengzheng, direktur dari divisi Hematologi dan Onkologi di Taipei Medical University Hospital, Taiwan juga menuturkan, bahwa perokok pasif dan asap yang terkontaminasi pada pakaian akan terus menguapkan racun jika tidak dicuci, selain masuk melalui hidung dan mulut, bahkan juga bisa meresap melalui kulit, kemudian melarut ke dalam aliran darah dan menjadi faktor pemicu kanker.

Oleh karena itu, perawatan dan pembersihan pakaian itu sangat penting, tetapi justru mudah dilupakan oleh sebagian orang. Jadi, ingatkan keluarga Anda untuk lebih memperhatikan kesehatan!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds