California – Perjalanan ulang tahun pernikahan pertama pasangan muda California, Amerika Serikat, di Mexico City, Meksiko, berakhir tragis. Sang istri, Tatiana Mirutenko, 27 tahun, ditembak mati oleh peluru nyasar pada hari Sabtu (7/7/2018) akhir pekan lalu.

Mirutenko dan suaminya, James Hoover, menikah setahun yang lalu, seperti dikutip dari KGO-TV. Mereka meninggalkan San Francisco pada 3 Juli menuju Kota Meksiko City untuk merayakan ulang tahun pernikahan pertama mereka. Tiga pasangan lain juga bepergian bersama mereka.

Pasangan itu berencana untuk mencoba sebanyak mungkin restoran bintang Michelin sebisa mereka. Pada hari Sabtu, ketika mereka melangkah keluar dari sebuah restoran di Lomas de Chapultepec, Mirutenko terkena peluru di kepala.

year 1 ❤️

A post shared by Tatiana Mirutenko (@tmenko) on

Seorang pejabat dari Biro Urusan Konsuler AS mengonfirmasi kematian Mirutenko. “Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Warga Negara AS, Tatiana Mirutenko tewas di Mexico City pada 7 Juli,” Biro itu mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada KGO-TV.

Orang-orang bersenjata itu, datang dengan mengendarai sepeda motor. Mereka menembaki seorang tukang pukul di sebuah bar. Namun, salah satu peluru mereka mengenai kepala Mirutenko.

Para penyerang melarikan diri setelah insiden itu, dan perburuan oleh polisi setempat sedang berlangsung. “Tukanga pukul yang menjadi target pembunuhan juga mengalami luka tembak, namun target asli itu justru diprediksi akan segera sembuh,” kata WLS-TV mengutip otoritas Meksiko.

Dua hari sebelum keberangkatan mereka ke Mexico City, Mirutenko memposting foto hitam putih di Instagramnya. Foto yang menunjukkan dia tengah mencium Hoover pada hari pernikahan mereka. “Tahun Pertama,” tulis Mirutenko pada pos di IG tersebut, dengan emoji hati.

Orang tua Mirutenko mengaku terpukul dengan kepergian sang anak. “Setahun yang lalu, kami sedang memilih bunga untuk pernikahan. Hari ini kami melihat bunga untuk pemakaman,” kata ayahnya, Wasyl Mirutenko, kepada WLS-TV.

Dalam setahun belakangan aksi kekerasan bersenjata dikabarkan mulai merambah kawasan ibukota Meksiko. Padahal, tahun-tahun sebelumnya kekerasan dengan senjata api hanya terjadi di kawasan pinggiran negara Amerika Tengah tersebut. (NTD.tv/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

Share

Video Popular