Erabaru.net. Dari waktu ke waktu, semakin banyak orang yang berbondong-bondong ke kota untuk mengadu nasib, namun, karena tidak memiliki pendidikan dan ketrampilan kerja yang memadai, sehingga banyak yang hanya bisa bekerja secara fisik atau pramuwisma dan semacamnya.

Mira, seorang wanita 35 tahun dari desa, awalnya ingin bekerja sebagai babysitter, tapi karena tidak berpengalaman, akhirnya bekerja di perusahaan penyalur PRT.

Setelah serangkaian pelatihan tentang pekerjaan rumah tangga. Mira kemudian ditugaskan ke sebuah apartemen.

Suatu hari, ketika Mira sedang membersihkan rumah di sebuah apartemen, tanpa sengaja dia menemukan selembar tiket pesawat. Mungkin pemilik tiket pesawat tidak sadar kalau tiketnya jatuh ketika naik lift.

Mira melihat tiket itu tercetak nama Tn. Rizal, waktu dan tanggal keberangkatan jam 12:15 siang. Dia melirik sekilas jam di handphone jadulnya, sudah pukul 10.30 pagi. Dia pun berpikir, orang yang punya tiket ini,mungkin baru akan sadar kalau tiketnya sudah hilang saat hampir tiba di bandara, dan waktunya pasti tidak cukup kalau dia kembali lagi mencari tiketnya.

Mira adalah wanita yang lugu dan baik hati, biasanya selalu berpikir untuk orang lain. Dengan pertimbangan bahwa pemilik tiket pasti tidak akan sempat kembali lagi untuk mencari tiketnya, bahkan bisa jadi belum menyadari kalau tiket pesawatnya hilang. Mira pun nekat, segera meningalkan pekerjaannya dan bergegas turun melalui lift, sesampainya di loby bawah apartemen, dia pun segera keluar dan menghentikan taksi di luar gerbang pintu apartemen dan menyuruh sopir taksi tancap gas ke bandara.

Mira belum pernah ke bandara, dan biasanya selalu naik bus kota saat bepergian. Tapi kali ini dan tanpa pikir panjang lagi, dia langsung naik taksi ke badara.

Setibanya di bandara, Mira langsung ke ruang tunggu keberangkatan, dan menceritakan tentang maksud kedatangannya kepada staf bandara.

Tak lama kemudian, tuan Rizal, pemilik tiket yang tampak gelisah segera ke ruang tunggu keberangkatan setelah mendengar pemberitahuan dari pengeras suara bandara.

Tuan Rizal sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Mira. Karena akan segera naik ke pesawat, dia pun segera chek-in untuk menukar tiketnya dengan boarding pass.

Sementara itu, Mira, karena meninggalkan pekerjaan sebelum waktunya dan tanpa izin, Mira pun dikomplain pelanggan, dan akhirnya dipecat oleh agen penyalur . Namun, Mira tidak menyesalinya, dia bermaksud baik mengantarkan tiket pesawat ke bandara, dan membantu orang lain, tapi terlepas dari itu semua, Mira memang telah melalaikan pekerjaannya dan membuat kecewa pelanggan.

Satu bulan kemudian, pemilik tiket pesawat, yakni tuan Rizal bertandang ke agen penyalur PRT tersebut dan menanyakan tentang Mira. Namun setelah mendengar bahwa Mira telah diberhentikan,, dia pun meminta nomor kontaknya.

Mendengar kabar itu, Pak Rizal pun langsung menelepon Mira dan mengungkapkan bahwa dia adalah pemilik tiket pesawat yang ditemukan dan dikembalikan olehnya sebulan yang lalu.

Pak Rizal dengan tulus menyampaikan ucapan terima kasihnya atas bantuan Mira ketika itu, dan berkat Mira, dirinya berhasil mendapatkan kontrak bisnisnya.

Sebagai wujud terima kasihnya, Pak Rizal menawarkan pekerjaan untuk Mira di perusahaannya dan mendapatkan gaji awal 5 juta sebulan. Pekerjaan yang jauh lebih nyaman daripada pekerjaannya sekarang.

Mendapat penawaran itu, tentu saja membuat Mira terkejut sekaligus senang. Tak pernah terlintas dalam benaknya bisa bekerja di perusahaan besar milik Pak Rizal.

Tak salah memang orang yang benar-benar baik dan tulus pasti akan mendapatkan berkah balasan baik jua pada akhirnya !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds